alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pedagang Daging Bacok Penagih Utang hingga Alami Luka Robek di Kepala

22 Desember 2020, 10: 51: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

DIMINTAI KETERANGAN: Tersangka pembacokan Indang dimintai keterangan anggota Polsek Purwodadi usai diamankan dari kediamannya.

DIMINTAI KETERANGAN: Tersangka pembacokan Indang dimintai keterangan anggota Polsek Purwodadi usai diamankan dari kediamannya. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Wartanita Damanik alias lala, 43, warga Perumahan Ayodya I Kecamatan Purwodadi terpaksa dilarikan ke rumah sakit Minggu (20/12). Dia dibacok pedagang daging, Indang Sayekti, 24, warga Dusun Cabeyan, Desa Ngraji, Purwodadi.

Peristiwa ini bermula saat Lala datang ke rumah Indang, 24, warga Dusun Cabeyan, Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi.  Kedatangan perempuan berdarah batak tersebut lantaran hendak menagih utang kepada Indang yang profesinya sebagai pedagang daging.

Sebelumnya, Lala sempat ke pasar untuk menemui Indang. Namun, setelah dicari di pasar, tidak ditemukan. Perempuan tersebut langsung menemui Indang di rumahnya.

Sesampainya di rumahnya, Lala meminta kepada Indang untuk segera melunasi utangnya. Indang yang sedang sakit itu meminta maaf bahwa ia belum memiliki uang dan berjanji akan melunasinya. Namun, pernyataan tersebut tidak direspon baik Lala. Justru, pernyataan kasar terus diungkapkan Lala kepada Indang.

“Saya sempat minta maaf kepada Lala, kalau saya belum punya uang cash. Utang saya cuma Rp 1,5 juta. Sebenarnya, kalau saya mau bayar, ya saya bisa bayar, namun karena saya sedang sakit dan libur. Saya minta maaf,” kata Indang.

Namun, Lala tidak terima dan bicara kasar sama dirinya. Kemudian Indang mengambil pisau dapur di atas meja. Menodongkan ke arah badan. Kemudian dia langsung memegang tangannya sampai pisaunya terlepas dari tangannya.

”Karena dia semakin kasar. Akhirnya karena saya takut, saya reflek ambil pisau pemotong daging dari dapur dan saya pukulkan ke arahnya,” ujar Indang, saat diperiksa petugas reskrim Polsek Purwodadi.

Pisau tajam tersebut dipukulkan pada kepala korban sebanyak satu kali dan disabetkan ke arah tubuh korban berulang kali. Sehingga korban mengalami luka robek di bagian kepala dan punggung korban hingga mengeluarkan banyak darah. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Tidak terima istrinya diperlakukan tidak wajar, sang suami korban Lala, Jadisman Saragih, 44, langsung melaporkan tindakan Lala tersebut ke Mapolsek Purwodadi. Hal tersebut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Purwodadi, Iptu Sunarto.

”Kami sudah mendapatkan laporan dan menangani kasus antara pembacokan wanita dengan wanita. Yaitu Lala dan Indang. Kejadiannya di Dusun Ngraji, Desa Cabeyan, Kecamatan Purwodadi. Permasalahannya utang-piutang,” kata Iptu Sunarto.

Setelah mendapatkan laporan dari suami korban, unit Reskrim Polsek Purwodadi mencari keberadaan pelaku di rumahnya. Tanpa perlawanan, pelaku ditangkap dan langsung dibawa ke Mapolsek Purwodadi untuk diperiksa petugas.

Dari tangan tersangka, petugas menyita satu buah pisau, satu helai kain daster warna biru milik pelaku yang masih ada noda darah. Satu buah jaket abu-abu penuh noda darah yang dipakai korban dan satu buah pakaian ada nada darah yang juga dipakai korban. Usai pemeriksaan, pelaku dijebloskan ke tahanan Polres Grobogan. Pelaku dijerat pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. 

(ks/mun/zen/top/JPR)

 TOP