alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Tim Pemenangan 01 Tambah Bukti Dugaan Pelanggaran Pilkada Rembang

21 Desember 2020, 14: 52: 35 WIB | editor : Ali Mustofa

PERKUAT DUGAAN: Karyono tim kuasa hukumnya pemenangan Harno-Bayu melengkapi bukti dugaan pelanggaran pilkada Rembang

PERKUAT DUGAAN: Karyono tim kuasa hukumnya pemenangan Harno-Bayu melengkapi bukti dugaan pelanggaran pilkada Rembang (TIM 01 FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Tim pemenangan Harno–Bayu mempersiapkan berkas-berkas bukti pelanggaran pemilihan kepala daerah (pilkada). Baru-baru ini mereka menambahkan bukti dugaan pelanggaran di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebelumnya mereka sudah melaporkan dugaan pelanggaran dengan tuntutan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di beberapa kecamatan. Berdasarkan permintaan dari Bawaslu, kata Kuasa Hukum Paslon 01 Karyono pihaknya diminta melengkapi berkas bukti laporan pelanggaran yang dimaksud. “Masih ada kekurangan, jadi kami segera melengkapinya,” katanya.

Ia mengklaim ada 20 poin temuan pelanggaran dalam penyelenggaraan Pilkada. Seperti kotak surat suara yang tidak tersegel, dugaan pelanggaran Pilkada di beberapa tempat pemungutan suara (TPS), hingga petugas Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) yang memberikan lebih dari satu surat suara ke pemilih.

Selain itu, ia mengamu masih memiliki banyak bukti pelanggaran Pilkada. “Akan kami tambahkan ke Bawaslu, nantinya pihak Bawaslu sendiri yang akan menanggapi seperti apa,” imbuhnya.

Saat menyambangi Bawaslu baru-baru ini, mereka mengklaim menambah bukti pelanggaran baru. Berupa dugaan adanya KPPS yang memberikan lebih dari satu surat suara kepada pemilih.”ini tak tambah satu lagi. Ada pemilih di TPS di beberapa TPS itu dikasih dua surat suara petugas KPPS,” jelasnya.

Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Rembang Ahmad Soff a mengatakan, proses laporan merupakan kajian awal. Sehingga ada beberapa hal yang harus dilengkapi oleh pihak pelapor.

“Karena menurut kajian awal kami, ada beberapa hal syarat formil dan materilnya yang harus terpenuhi. Seperti waktu laporan, kemudian uraian kejadiannya, kami minta untuk dilengkapi sesuai dengan kajian awal karena belum memenuhi syarat materilnya,” ujarnya. 

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP