alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Awal Tahun Rencana Pembelajaran Tatap Muka di Jepara Batal Lagi

19 Desember 2020, 09: 43: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

Awal Tahun Rencana Pembelajaran Tatap Muka di Jepara Batal Lagi

JEPARA – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang sebelumnya direncanakan pada awal tahun mendatang batal. Hal ini menyusul adanya instruksi dari Gubernur Jawa Tengah terkait antisipasi peningkatan Covid-19 di daerah.

Dalam surat gubernur Jawa Tengah yang ditujukan pada bupati/wali kota tertanggal 16 Desember itu, terdapat beberapa poin. Terkait pendidikan, di antaranya agar bupati/wali kota harus menunda pembelajaran tatap muka pada satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas). Selain itu, juga harus mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang inovatif, kreatif, menantang, serta menyenangkan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Agus Tri Harjono mengatakan, adanya instruksi gubernur Jawa Tengah itu, harus dupatuhi. ”Kami tidak berani memaksakan pembelajaran tatap muka. Instruksi itu sudah kami sampaikan ke jajaran pendidikan. Untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka, kami menunggu pemberitahuan lebih lanjut,” jelasnya.

Sebelumnya, sebagian besar SMP di Kabupaten Jepara telah melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka selama sepekan. Dari 97 SMP se-Kabupaten Jepara, ada 73 sekolah yang melaksanakan simulasi itu.

Rencana awal, simulasi dilangsungkan dari 30 November hingga 11 Desember mendatang. Bersamaan dengan pelaksanaan penilaian akhir semester (PAS). Namun, rencana berubah dan simulasi hanya dilangsungkan selama sepekan.

Dari hasil evaluasi sekolah yang melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka, masih ditemukan hal yang perlu dibenahi. ”Masih ada yang tidak pakai masker atau memakai masker namun dilepas-lepas. Inilah yang akan kami evaluasi,” tuturnya.

Untuk itu, ketika ada instruksi tatap muka ditunda, Agus menekankan sekolah untuk melakukan persiapan sebaik mungkin dan menunggu informasi selanjutnya. ”Nanti akan kami infokan, yang jelas untuk saat ini pelaksanaan pembelajaran tatap muka belum bisa dilaksanakan,” imbuhnya.

(ks/emy/lin/top/JPR)

 TOP