alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Penghitungan Suara Pilkada Rembang Lebih dari 12 Jam

17 Desember 2020, 12: 36: 39 WIB | editor : Ali Mustofa

TERJADI DINAMIKA: Saksi paslon 02 Ridwan mengajak saksi 01 menuju meja para jajaran KPU saat proses rekapitulasi tingkat kabupaten kemarin (16/12).

TERJADI DINAMIKA: Saksi paslon 02 Ridwan mengajak saksi 01 menuju meja para jajaran KPU saat proses rekapitulasi tingkat kabupaten kemarin (16/12). (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus mengawal perhitungan suara pasangan calon (paslon) 02 Abdul Hafidz dan Muhammad Hanies Cholil Barro’. Pascapemungutan suara (9/12) tim sudah melakukan perhitungan cepat. Hingga saat babak akhir rekapitulasi tingkat kabupaten, pentolan DPC PDIP Rembang Ridwan sendiri yang turun menjadi saksi sampai setengah hari. Agar tetap fit, cukup rebahan 30 menit.

Proses rekapitulasi di Kabupaten kemarin (15/12) berlangsung lebih 12 jam. Mulai sekitar pukul 10.00. Tak jarang, dalam rentang waktu tersebut terjadi dinamika dan diskusi-diskusi alot.

Bisa dikatakan para panitia, saksi paslon, dan para pihak terkait menghabiskan setengah hari mereka di Balai Kartini Rembang, tempat berlangsungnya rekapitulasi kabupaten. Ridwan sendiri cukup santai dalam membagi waktu rehatnya hari itu. Pria yang berdomisili di Kecamatan Kragan ini sudah terbiasa dengan kegiatan yang mobile dan dinamis.

Di dalam balai kartini, saat proses rekapitulasi, para saksi masing-masing paslon duduk di meja bundar paling depan. Ada dua meja. Untuk tim 01 dan 02. Masing-masing diduduki dua saksi. Sementara itu, di belakang juga ada sekitar sepuluhan meja untuk para hadirin lainnya.

Di depan para saksi paslon, ada meja sepanjang sekitar lima meter tempat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang berserta jajaran komisionernya. Jarak antara meja KPU dan saksi paslon sekitar enam meter. Di antara jarak itu terpampang papan tulis sekitar 3x2 meter yang ditempel kertas. Isinya tabel-tabel yang diisi hasil rekapitulasi.

Dalam waktu lebih dari 12 jam itu, tak jarang para saksi paslon, termasuk Ridwan harus mondar-mandir dari meja mereka ke meja KPU. Untuk berdiskusi atau menunjukkan bukti-bukti jika ada keberatan. Sering juga mereka mencermati angka di tabel-tabel pada kertas di papan tulis tadi.

Beberapa kali juga ada waktu istirahat. Menurut Ridwan, setiap kesempatan dan tempat bisa digunakan untuk rehat sejenak. Seperti saat-saat break. Bisa dimanfaatkan masuk mobil, lalu rebahan 30 menit. ”Persiapan fisik biasa saja, santai saja. Gak ada yang istimewa,” kata politisi sejak 2004 ini.

Proses rekap akhirnya rampung sekitar pukul 22.35. Paslon 02 meraih 214.237 suara. Hasil tersebut persis dari perhitungan PDIP Sebelumnya. ”Kami sudah input mulai tanggal 9. Data kami dasarnya plano di TPS,” jelasnya.

Jadi, lanjut Ridwan, saat hari pemungutan suara, saksi paslon deri kewajiban motret hasil plano. Sesegera mungkin dikirimkan kepada tim yang berada di jenjang di atasnya. Kemudian data tersebut dikomparasikan dengan C-1. ”Sehingga validitas angka kami persiapkan dengan baik. Ada sebetulnya pergeseran tapi hanya salah letak begitu saja,” imbuhnya.

Dengan kemenangan ini, selanjutnya PDIP akan bakar ikan bersama di kantor DPC. Itu sudah merupaan janji dia bersama kader partai. Apabila jagoan yang mereka usung menang. ”Ribuan porsi,” tegasnya. 

(ks/vah/zen/top/JPR)

 TOP