alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Pemkab Grobogan Percantik Kota dengan Kampung Tematik

01 Desember 2020, 21: 19: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

KAMPUNG TEMATIK: Detail engineering design (DED) Kampung Tematik yang diusulkan Disperakim Grobogan.

KAMPUNG TEMATIK: Detail engineering design (DED) Kampung Tematik yang diusulkan Disperakim Grobogan. (PEMKAB GROBOGAN FOR RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN - Pemkab Grobogan terus berinovasi. Disperakim Grobogan berencana membuat Kampung Tematik. Tujuannya untuk mempercantik kota.

Kepala Disperakim Grobogan Siswanto mengatakan, Kampung Tematik dibikin untuk menunjang wilayah Taman Kuliner, Taman Hijau, hingga bangunan yang baru didirikan Mal Pelayanan Publik (MPP) milik DPMPTSP Grobogan.

Meski sempat diusulkan, namun sementara ini masih harus tertahan. Sebab  terbentur anggaran. ”Desain sudah ada. Sempat kami konsultasikan ke Bappeda, namun, memang untuk tahun depan di APBD belum bisa dianggarkan,” keluhnya.

Namun, rencananya DED akan diusulkan di APBD-Perubahan di 2021 nanti. Sedangkan untuk pendirian bangunan pada 2022 nanti sekitar Rp 1,5 miliar.

”Melalui Kampung Tematik ini, Disperakim ingin memiliki terobosan. Setidaknya kami bisa membuat sesuatu yang terlihat dan bermanfaat bagi publik,” paparnya.

Selain itu, Kampung Tematik dibentuk untuk menunjang bangunan MPP jika di-launching 2021 nanti. ”Minimal sekitar sini ada ciri khas. Sehingga pintu gerbang ke MPP ada penanda bertuliskan ‘Gerbang Pelayanan’. Terlebih di sekitar sini juga ada rumah sakit dan Dispendukcapil yang notabene pusat pelayanan publik. Dari situlah awal mula muncul ide pembuatan Kampung Tematik,” ungkapnya.

Tak hanya itu, sekaligus dalam rangka mengembangkan kawasan. Selama ini, Disperakim memiliki program Kota-Ku (Kota Tanpa Kumuh). Kawasan di sana termasuk KotaKu. Maka jika disandingkan dengan Kampung Tematik dan KotaKu cukup ideal.

”Rencananya pembangunan Kampung Tematik dari ujung Simpang Lima menuju DLH, hingga ke jalan samping Disperakim. Namun, yang kami usulkan sementara dari samping Disperakim hingga pintu gerbang Taman Kota,” paparnya. 

(ks/int/mal/top/JPR)

 TOP