alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Dua Atlet Unisnu Jepara Sabet Tiga Emas Internasional

01 Desember 2020, 14: 50: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

VIRTUAL: Dua atlet taekwondo Jepara beraksi untuk The Best of Indonesia Changmookwan International E-Poomsae 2020 .

VIRTUAL: Dua atlet taekwondo Jepara beraksi untuk The Best of Indonesia Changmookwan International E-Poomsae 2020 . (UNISNU JEPARA FOR RADAR KUDUS )

Share this      

JEPARA – Dua mahasiswa Unversitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menyabet tiga emas di ajang internasional.  Kabar baik tesebut datang dari kejuaraan The Best of Indonesia Changmookwan International E-Poomsae 2020.

Kedua mahasiswa itu terdiri dari Rovi Himawan dan Mila Lusy Oktavia. Untuk partai individu, Rovi meraih medali emas di kelas poomsae senior putra. Sedangkan Mila meraih emas di kategori poomsae senior putri. Tidak cukup meraih emas di kategori individu, Rovi dan Mila juga unjuk gigi di kategori pasangan (Pair) dengan menyabet emas.

The Best of Indonesia Changmookwan International E Poomsae 2020 berlangsung pada 27 – 29 November 2020. Kejuaraan taekwondo internasional itu diinisiasi oleh Expert Martial Arts Studio (EMS) Taekwondo Club.

Kejuaraan itu diikuti oleh 1.500 atlet dari 20 negara. Dari semua video peserta yang dikirim ke panitia, dinilai oleh juri kelas internasional. Dan disiarkan secara langsung melalui channel youtube Indonesia Sport Event.

Ini merupakan kali kedua UKM Taekwondo Unisnu berpartisipasi dalam turnamen yang dilaksanakan secara daring. Kali pertama, tim Taekwondo Unisnu berhasil meraih satu emas dan satu perunggu.

”Persiapan turnamen ini dua pekan. Tidak memerlukan waktu lama untuk persiapan, karena tinggal mmbenahi kekurangan yang sudah terlihat dari kejuaraan virtual seblumnya,” ujar pelatih taekwondo Unisnu Susanto. 

Mila mengatakan, tidak ada kendala dalam mengikuti The Best of Indonesia Changmookwan International E Poomsae 2020. ”Persiapan rutin selama dua pekan. Kejuaraan ini lebih enak. Karena video dikirim ke panitia. Untuk penjurian, tidak menemui kendala gerakan terputus-putus karena jaringan internet,” tuturnya.

(ks/war/lid/top/JPR)

 TOP