alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Debat Pilkada Rembang: Paparan Program Cawabup Kehabisan Waktu

28 November 2020, 12: 51: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

PATUHI PROKES: Suasana debat paslon cabup-cawabup Rembang di Hotel Pollos Rembang tadi malam.

PATUHI PROKES: Suasana debat paslon cabup-cawabup Rembang di Hotel Pollos Rembang tadi malam. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Debat antar pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Rembang digelar di Hotel Pollos tadi malam.

Panitia yang dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang sudah menerapkan protokol kesehatan sedemikian rupa. Di dalam ruangan debat, hanya diisi paslon dan beberapa tim pemenangan.

Sementara di luar ruang debat, sudah disediakan arena untuk nonton bareng. Tempat terlihat santai dengan setting kafe.

Baca juga: Bupati Jepara Terima Penghargaan Radar Kudus Award

Paslon nomor urut 01 Harno-Bayu Andriyanto tampil mengenakan kemeja putih polos, berpeci, dan pakai faceshield. Sementara paslon nomor urut 02 Abdul Hafidz dan M Hanies Cholil Barro' mengenakan batik hijau lengan panjang, berpeci, dan bermasker.

Ketua KPU Rembang M Ika Iqbal Fahmi menyampaikan, debat ini merupakan kampanye yang difasilitasi KPU. Dengan ajang ini, diharapkan bisa menggali potensi daerah beserta permasalahannya. ”Kemudian ada solusi yang ditawarkan oleh paslon," katanya. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan referensi untuk menjatuhkan pilihan saat hari pemilihan 9 Desember mendatang.

Segmen pertama pun dimulai. Moderator Nyarwi Ahmad menerangkan, agar debat tak diperbolehkan menyinggung hal-hal yang bersifat pribadi.

Di segmen pertama, sesi penyampaian visi-misi. Paslon nomor urut 01 terlihat mengeluarkan secarik kertas. Harno memulai dengan menyampaikan visi dan misi. Dia berjanji akan memperbaiki insfrastruktur, sarana prasarana ekonomi, sumber daya manusia (SDM), memperluas lapangan kerja, mengurangi ketimpangan pendapatan, hingga perataan pembangunan wilayah.

Waktu penyampaian visi misi itu tiga menit. Setelah politikus Partai Demokrat itu membaca, kemudian dilanjutkan Bayu Andriyanto.

Politikus Partai Nasdem itu, menyampaikan program-programnya untuk guru madrasah diniyah (madin) dan taman pendidikan Alquran (TPQ). Tetapi belum sampai selesai, waktu sudah habis.

Kesempatan bergulir pada paslon 02. Abdul Hafidz pun memaparkan visi misinya. Sama seperti Harno-Bayu, paslon ini juga memakai tampak membaca teks. Ia menyampaikan beberapa janji tentang mewujudkan SDM yang berkualitas, pengembangan perekonomian dan daya saing, tata pemerintahan yang baik, insfrastruktur yang memadai, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Seperti dengan Harno, paparan selanjutnya disampaikan Hanies, wakil Hafidz. Di antara yang ia sampaikan, tentang Rembang cerdas. Tapi belum sampai selesai waktu pun habis.

Acara pun rehat sejenak dan dilanjutkan segmen kedua. Dimulai dengan pembukaan amplop pertanyaan untuk paslon 01. Sementara untuk pertanyaan paslon 02 dilakukan di segmen ketiga.

Total, debat tadi malam ada lima segemen. Pada tahap keempat, pemirsa disuguhi dengan opening segmen. Yakni antarpaslon saling bertanya. Kemudian, debat ditutup dengan closing statement masing-masing paslon. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP