alexametrics
Kamis, 21 Jan 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Lega Bisa Pentas Lagi

27 November 2020, 10: 03: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

Arfaul Hamidah

Arfaul Hamidah (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

PENTAS Barongan tak lengkap jika tanpa penampilan tarian jaranan. Tarian barongan menjadi pembuka pertunjukan. Tarian ini juga digeluti Arfaul Hamidah, ibu muda asal Desa Sumbergayam, Kragan, ini.

Ida -begitu sapaannya- mengaku, menggeluti kesenian ini sudah lama. Sejak 2012 silam. Awalnya dapat job. Dari tawaran tersebut, membuatnya jatuh hati mencintai kesenian tradisional tersebut. Membawakan tarian jaranan.

”Sudah delapan tahun saya menggeluti (tari jaranan), Mas. Awalnya diajak teman nge-job. Dari situ saya cinta dengan tari jaranan,” aku perempuan kelahiran 4 Oktober 1997.

Memang sejak kecil ia sudah berkecimpung di dunia seni. Sejak remaja ia tergabung di kelompok ketoprak di Kecamatan Sale, Rembang. Pernah vakum juga. Kemudian dapat suami yang profesinya seniman tari barong.

 Akhirnya kebolehannya kembali diasah. Kebetulan ia tergabung di kelompok reog barongan Hargo Budoyo di desanya. Karena masih merintis, pentasnya masih hanya lingkup Kabupaten Rembang. Ruang lingkupnya di Kecamatan Kragan dan Sedan.

”Saya tidak malu. Justru senang dan bangga bisa menghibur masyarakat. Saya mendorong agar yang muda-muda bisa ikut berlatih. Untuk melestarikan warisan kekayaan budaya Indonesia,” ungkapnya.

Kelak dia juga mengharapkan jejaknya bisa diikuti anaknya. Untuk itu, setiap pentas anaknya diajak. Namun, karena sedang masa pandemi masih sering vakum.

Dia bersyukur baru-baru ini bisa kembali pentas. Meski dengan tamu undangan terbatas. Dia tampil di hadapan pejabat di Kecamatan Kragan. Termasuk beberapa pejabat pemkab maupun pemprov.

Ida tak sendirian. Ada satu temannya lagi yang berkolaborasi dalam tarian jaranan. ”Alhamdulillah sukses. Semoga Covid-19 segera berlalu. Agar kami para seniman bisa kembali tampil,” harapnya. 

(ks/noe/lin/top/JPR)

 TOP