alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Temui Habib Luthfi di Kediamannya, Radar Semarang Disuguhi Kue Kamir

26 November 2020, 22: 01: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

Rombongan Jawa Pos Radar Semarang diterima di ruang tamu kediaman Habib Luthfi (24/11).

Rombongan Jawa Pos Radar Semarang diterima di ruang tamu kediaman Habib Luthfi (24/11). (Lutfi Hanafi/Radar Semarang)

Share this      

SEMARANG - Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (24/11) memberikan apresiasi bertitel Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 kepada KH Habib Muhammad Luthfi. Pemberian piala dan sertifikat penghargaan berlangsung di kediaman Habib Luthfi di Pekalongan. Habib Luthfi menerima penghargaan untuk kategori Ulama yang Menggelorakan Nasionalisme dan NKRI.

Ada yang menarik saat direksi dan manajemen Jawa Pos Radar Semarang diterima di ruang tunggu kediaman Habib Luthfi. Yakni, kue spesial yang disuguhkan Habib Luthfi kepada tetamunya. Yakni, kue kamir.

Habib Luthfi mempersilahkan rombongan Jawa Pos Radar Semarang untuk memakan kue kamir dan suguhan lainnya. “Monggo, silakan (dimakan), ini bukan sajen,” kata Habib Luthfi, dengan nada bercanda.

“Kalau di tempat saya, ini namanya kamir,” kata Iskandar, GM Jawa Pos Radar Semarang kepada Habib Luthfi sembari mencomot kamir dan melahapnya.

Sugiyanto Wiyono, Manajer Komunikasi Bisnis Jawa Pos Radar Semarang, menimpali, “Kalau di tempat saya, ini namanya apem.” Sugiyanto juga mencomot kue kamir yang tersuguh persis di depan  Habib Luthfi. Bagaimana  dengan Habib Luthfi? “Saya lebih suka menyebut apem. Soalnya ndak enak, kalau ada yang namanya Amir, terus Mir..Amir..ini makan kamirnya. Mosok Amir makan kamir,” canda Habib Luthfi, membuat yang mendengarnya spontan tertawa.

Habib Luthfi yang ramah dan sangat menghormati tetamunya, berulangkali mengingatkan jajaran manajemen Jawa Pos untuk memakan suguhan yang telah disediakan. “Monggo (dimakan), ini bukan sajen.” Lagi-lagi Habib Luthfi membuat para tetamunya tertawa mendengar candaannya. Pertemuan yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut, berlangsung hangat. Habib Luthfi banyak memberikan pitutur bijak.

Mengutip Wikipedia, kamir–kadang ditulis khamir–adalah makanan khas Pemalang asal negara Arab. Kue ini terbuat dari adonan terigu, mentega, dan telur, terkadang dicampur dengan bahan seperti pisang ambon atau tape. Kamir ada dua jenis, yaitu kamir beras dan kamir terigu. Di pasaran kota Pemalang lebih banyak kamir terigu karena yang tahan lama sedangkan kamir beras hanya berdasarkan pesanan. Beberapa orang menyebutnya dengan nama samir. Kue ini berbentuk bundar, pipih berwarna coklat dan hampir menyerupai kue apem atau serabi, tetapi sedikit lebih besar dan bantet. (isk/bas)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya