alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Penerima Bantuan Presiden Usaha Mikro di Rembang Ditambah Lima Ribu

24 November 2020, 17: 27: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

MENUNGGU: Ibu-ibu mengantre di depan kantor bank saat hendak mengurus pencairan bantuan UMKM kemarin.

MENUNGGU: Ibu-ibu mengantre di depan kantor bank saat hendak mengurus pencairan bantuan UMKM kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) sudah diterima lebih dari 14 ribu pelaku usaha di Rembang. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Dinperidagkop UMKM) Rembang akan menambah 5 ribu lagi. Yang rencananya akan diusulkan Jumat 27/11.

Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Rembang Akhsanudin melalui Kepala Seksi (Kasi) UMKM Kuswandi menyampaikan, dalam penyaluran tahap pertama pada Agustus-September lalu sudah cair 14.225. Pencairan itu ada di dua bank. Yakni di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Nasional Indonesia (BNI). ”Ada dua penyalurnya,” katanya.

Untuk tahapan Oktober dan November, pihaknya belum menerima data berapa yang sudah menerima. Hanya saja untuk tahap dua ini, Dinperidagkop sudah mengusulkan sejumlah lebih dari 62 ribu.”Ini belum tutup. Terakhir tanggal 27 besok,” imbuhnya.

Ditanya terkait pencairan tahap III, pihaknya belum bisa menyampaikan. Sebab, masih menunggu pemberitahuan selanjutnya. Tetapi, ia akan tetap menambah data pelaku UMKM lagi yang akan diusulkan untuk penerima BPUM. Masih ada sekitar lima ribu calon penerima yang belum diusulkan. Rencana, akan dikirim pada hari Jumat.

Sebelumnya, pada tahap pertama sudah diusulkan 18.536. Dari angka itu, yang sudah dinyatakan mendapat ada 14.225 tadi. Pencairan itu, akan ditransfer di rekening masing-masing. Mereka yang mendapat akan dihubungi terlebih dahulu. Pemberitahuan itu meminta agar penerima mengurus pencairan di bank.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus kemarin siang di Bank BNI Jalan Kartini Rembang juga masih ada beberapa yang mengantre. Antrean itu didominasi ibuibu. Di depan kantor bank sudah disediakan kursi. Ada juga yang duduk dan berdiri di trotoar. 

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP