alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Dari Bucin Jadi Demen Nge-Game

24 November 2020, 10: 22: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

Eva Setyaningrum

Eva Setyaningrum (DOK PRIBADI)

Share this      

EVA Setyaningrum sudah melalang buana di jagad maya. Termasuk mengikuti sayembara game online. Dia tak pernah bertemu dengan kawan satu tim. Meski demikian, kekompakan masih bisa dikondisikan.

Motivasinya untuk menjadi juara gaming menggeliat ketika ia tergabung dalam sebuah guide. Semacam komunitas virtual yang menampung para gamer. Mulai dari situ, mahasiswi semester III STIE YPPI Rembang ini pun mengikuti berbagai lomba online.

Biaya registrasi bisa dibilang murah. Berkisar Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, dan paling mahal Rp 50 ribu. ”Hadiahnya juga baik. Sekarang ini ia banyak kesibukan,” katanya.

Lomba itu ia ikuti bersama tim. Tetapi mereka tak pernah bertemu langsung. Semua koordinasi dilaksanakan online. Seperti pembagian job desc siapa yang nanti akan menjadi tim inti maupun cadangan. Ada yang dari Semarang, Palembang, Tegal, hingga Batam.

Eva sendiri sudah mulai main game saat duduk di bangku SMA. ”Saat itu saya lagi bucin dengan cowok yang suka nge-game. Akhirnya saya ikut seneng nge-game,” kenangnya terkekeh.  Kala itu, si pria yang menjadi partner-nya memang demen banget main Mobil Legend.

Mulai dari situ ia mencoba ikut bermain. Tak cukup satu game, Eva pun berpindah ke game free fire. Lama kelamaan mulailah menjadi kesenangan. Yang dilanjutkan dengan masuk guide.

”Awalnya emang noob (pemula). Emang saya pengen buat tim. Buat juara,” uajarnya.

Tetapi saat ia mengaku sudah jarang bermain game. Karena kesibukan kuliah dan lain sebagainya. ”Sekitar dua tiga bulan yang lalu sudah tidak,” imbuhnya.

Sekarang ia bergabung di organisasi Pengurus Besar E-Sport Indonesia (PBESI) Rembang. Dari situ ia mulai tertarik berorganisasi dan mengembangkan potensi di bidang e-sport. ”Dari sini, saya menemukan jaringan yang lebih luas,” imbuhnya. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP