alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

DPRD Kudus Sahkan Sembilan Belas Ranperda

Prolegda 2021 Usung 15 Ranperda

24 November 2020, 09: 57: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

DPRD Kudus Sahkan Sembilan Belas Ranperda

KUDUS – DPRD Kudus menyetujui 19 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) saat agenda rapat paripurna kemarin. Ranperda tersebut akan diusulkan kepada Plt Bupati Kudus Hartopo untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda) sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Agenda rapat paripurna yang bertempat di Gedung DPRD Kudus dipimpin langsung Ketua DPRD Kudus Masan. Rapat tersebut juga dihadiri Plt Bupati Kudus Hartopo, berserta OPD, camat, dan unsur lainnya.

Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, pada agenda rapat paripurna kali ini para anggota dewan mengesahkan 19 Ranperda untuk menjadi produk hukum daerah. Pengiriman Ranperda fasilitasi gubernur merupakan hasil penyesuaian.

PENANDATANGANAN KESEPATAKAN: Plt Bupati Kudus Hartopo bersama pimpinan DPRD Masan bersama pimpinan melakukan penandatanganan kesepakatan dalam rapat paripurna kemarin.   

PENANDATANGANAN KESEPATAKAN: Plt Bupati Kudus Hartopo bersama pimpinan DPRD Masan bersama pimpinan melakukan penandatanganan kesepakatan dalam rapat paripurna kemarin.    (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

”Ada 19 Ranperda yang akan disahkan menjadi Perda. Sedangkan pada 2021 mendatang telah disusun Program legislasi daerah (Prolegda) sebanyak 15 Ranperda,” tambahnya.

Masan menyebutkan salah satu 19 Ranperda yang akan disahkan yakni Ranperda tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran, penyelenggaraan jalan kabupaten, dan desa. Selanjutnya Ranperda tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Lanjut dia, Ranperda tentang pengelolaan barang daerah, Ranperda tentang pemberian intesif, dan kemudahan penanaman modal. Selain itu, ada juga Ranperda tentang perusahaan umum daerah Tirta Mulia.

”Ranperda lainya tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Kudus 2020-2025 mendatang” sambungnya.

Sementara program pembentukan Perda tahun 2021 mendatang berupa, perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Kudus tahun 2012-2023. Selain itu diusulkan pula pengelolaan dan pelestarian cagar budaya di Kota Kretek.

”Dari inisiatif DPRD Kudus kami mengusulkan pencegahan dn penanggulangan penyakit menular,” katanya.

Plt Bupati Kudus Hartopo yang hadir saat rapat paripurna mengatakan, saat ini ada 16 Ranperda tersebut telah disahkan. Sedangkan tiga Ranperda lainnya masih difasilitasi oleh gubernur Jawa Tengah.

”Yang sudah selesai 16 dan masih difasilitasi ada tiga. Isinya terkait Ranperda perpajakan,” ungkapnya.

Salam pembahasan RAPBD 2021 mendatang, anggaran tersebut bisa disahkan tepat waktu. Dia berharap dalam pembahasan anggaran 2021 ini, bisa diperuntukan skala prioritas tiap program per OPD.

Dalam agenda rapat paripurna kemarin, juga dilangsungkan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RAPBD 2021. Sekaligus agenda laporan Pansus terhadap pembahasan Ranperda.

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP