alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Isi Kursi Pimpinan DPRD Rembang, Supadi Tancap Gas untuk Tujuh Raperda

23 November 2020, 17: 18: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

SALING DUKUNG: Ketua DPRD Rembang Supadi dan Pjs Bupati Rembang Imam Maskur menyetujui usulan Raperda saat rapat paripurna beberapa waktu lalu.

SALING DUKUNG: Ketua DPRD Rembang Supadi dan Pjs Bupati Rembang Imam Maskur menyetujui usulan Raperda saat rapat paripurna beberapa waktu lalu. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Supadi Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapat amanah mengisi kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Rembang. Pria asal Sarang ini pun segara tancap gas menyelesaikan berbagai tugas sebelum berganti tahun. Di antaranya, tujuh raperda dan satu rancangan awal perda.

“Saya berharap nantinya DPRD dapat mengawasi jalannya pemerintahan di Kabupaten Rembang dan dapat bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan pemerintah desa”, begitu kata Supadi saat selesai dilantik.

Di antara tugas besar yang harus diselesaikan akhir tahun adalah pembahasan tentang tujuh rancangan peraturan daerah (raperda) dan satu rancangan awal perda tentang RTRW. Saat ini, tujuh raperda non Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sudah disetujui. Tiga panitia khusus (pansus) yang membahas peraturan itu juga sudah bertandang untuk belajar di enam kabupaten/kota.

STUDI BANDING: Anggota DPRD Rembang kunjungan kerja ke Kabupaten Kulonprogo sebelum melaksanakan pembahasan raperda.

STUDI BANDING: Anggota DPRD Rembang kunjungan kerja ke Kabupaten Kulonprogo sebelum melaksanakan pembahasan raperda. (DPRD REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Pansus I mendapatkan tugas membahas raperda tentang retribusi pengujian kendaraan bermotor, tentang pedoman penyelenggaraan dan retribusi pengendalian menara telekomunikasi, dan tentang pembentukan susunan perangkat daerah kabupaten Rembang.

Pansus II membahas raperda tentang penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan. Kemudian tentang perseroan daerah. Selanjutnya, Pansus III membahas Raperda tentang penyelenggaraan perpustakaan serta raperda penyelenggaraan kearsipan. Raperda-raperda tersebut telah disetujui oleh semua fraksi. Pihak eksekutif menilai pembahasan sudah dilakukan secara efektif.

”Tujuh raperda dan satu rancangan awal perda telah diproses melalui pembahasan efektif dan akurat dalam rapat pansus DPRD,” kata Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang Imam Maskur.

Saat ini, masih ada satu PR raperda. Yakni peraturan yang masih digodok Pansus IV yang membahas tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Muntohid selaku perwakilan pansus menyampaikan, pembahasan masih dalam tahap awal, mengingat mekanisme pembahasannya berbeda dengan rancangan perda yang lain.

Dalam tahapan ini persetujuan DPRD diperlukan sebagai syarat untuk memperoleh persetujuan substantif dari pemerintah pusat, sebelum akhirnya diajukan kembali kepada DPRD sebagai rancangan Perda untuk ditetapkan sebagai Perda RTRW 2020 – 2024.

Dalam dinamika pembahasannya, kata perwakilan pansus Muntohid, pihaknya merasa perlu berkonsultasi dengan para ahli dan kementerian terkait. ”Perlu kepastian hukum untuk menghasilkan raperda yang baik,” katanya.

Semua fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang juga sependapat dengan permohonan pansus IV. Ketua DPRD Rembang Supadi menyetujui adanya tambahan waktu untuk melakukan pembahasan sesuai dengan tata tertib DPRD.

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya