alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Competitiveness Global di Masa Pandemic Covid-19

23 November 2020, 09: 37: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

Jumaizi: Mahasiswa program Doktor Ilmu Manajemen, Unissula dan Dosen Unimar Amni Semarang

Jumaizi: Mahasiswa program Doktor Ilmu Manajemen, Unissula dan Dosen Unimar Amni Semarang (DOK. PRIBADI)

Share this      

EKONOMI global berubah sewaktu-waktu di masa pandemic Covid-19. Kondisi ini berpengaruh pada bisnis dan perdagangan internasional. Pengertian globalisasi ekonomi menurut Perdana (2006) secara sederhana dapat dikatakan sebagai  sebuah keadaan perekonomian negara-negara di dunia terintegrasi, terkait satu sama lain yang konsekuensinya batas-batas negara makin tidak samar. Artinya globalisasi ekonomi akan membuat perekonomian suatu negara saling bergantung. Adanya pandemic ini sangat mengancam keberadaan perusahaan bahkan pelaku bisnis karena semua diubah menjadi sistem digital dimana merupakan suatu pengalihan dari sistem manual. Sehingga, hal ini dapat menuntut para pimpinan dan pelaku bisnis untuk dapat meningkatkan daya saing dan tetap bertahan untuk menstabilkan perekonomian di suatu negara.

Ekonomi global tertekan signifikan akibat kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19. Pertumbuhan ekonomi global mengalami kontraksi pada TW1-20 akibat implementasi pembatasan aktivitas yang ketat pada hampir seluruh sektor ekonomi di berbagai negara. Tekanan terhadap ekonomi global tidak hanya bersumber dari sisi permintaan, namun juga dari sisi pasokan. Dari sisi permintaan, aktivitas konsumsi barang maupun jasa turun tajam seiring terhentinya aktivitas penjualan. Dari fenomena tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi ekonomi global saat ini sedang berada pada tekanan. Perusahaan harus mampu meningkatkan daya saing mereka secara global karena hal ini sangat penting dalam pemasaran internasional.

Untuk meningkatkan daya saing secara global, diperlukan adanya suatu strategi dalam upaya meningkatkan market share dan profit. Strategi organisasi yang dapat digunakan ialah dari internal organisasi itu sendiri misalnya penyesuaian struktur organisasi, proses manajemen dalam organisasi, pengembangan sumber daya manusia, dan penerapan budaya organisasi.

Berfokus pada peningkatan daya saing secara global melalui penciptaan strategi bisnis dan proses manajemen dimulai dari melihat peluang baru di luar kemudian mencari kekuatan pada segmen yang baru, peningkatan keterampilan pemimpin yang disesuaikan pada era bisnis global dan pengetahuan saat ini. Kemudian yang terpenting dalam pemasaran adalah pemberdayaan konsumen supaya lebih diprioritaskan sehingga konsumen akan lebih loyal dengan perusahaan. Selain itu, proses manajemen yang dapat dilakukan misalnya dalam hal manajemen sumber daya dalam perusahaan yang diawali dari perencanaan awal hingga akhir.

Pengembangan yang akan dilakukan lebih menekankan pada perkembangan bisnis saat ini dimana pada era Covid-19 ini sangat berpengaruh pada semua aspek khususnya pada aspek ekonomi dan bisnis. Dengan adanya pandemic ini, sector perokonomian semakin menurun khususnya di Indonesia. Usaha kecil dan menengah merupakan sumber yang cukup berkontribusi pada perekonomian di Indonesia. Sehingga, yang akan dibahas adalah bagaimana meningkatkan daya saing secara global setelah adanya pandemi sekarang ini dengan menciptakan strategi baru dan proses manajemen yang baik supaya tetap mampu bersaing di masa krisis seperti di masa sekarang ini. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP