alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Harno: Wirausaha Difasilitasi, Produk dan Inovasi Diakui

21 November 2020, 14: 41: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

TOTAL: Harno cabup nomor urut 1 saat blusuan di pasar tradisional di wilayah Rembang timur.

TOTAL: Harno cabup nomor urut 1 saat blusuan di pasar tradisional di wilayah Rembang timur. (RADAR KUDUS FOTO)

Share this      

REMBANG - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Rembang nomor urut 1 Harno - Bayu telah berkomitmen untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat dan usaha ekonomi masyarakat yang memiliki daya saing tinggi, baik tingkat lokal maupun interlokal. Caranya dengan memaksimalkan peran para wirausahawan dengan memfasilitasi sarana prasaran hingga mengakui produk dan inovasi yang mereka hasilkan.

Cabup Harno menyebut, untuk mewujudkan komitmen tersebut perlu digenjot beberapa sektor perekonomian masyarakat. Termasuk kemunculan ratusan bahkan ribuan wirausahawan lokal berskala mikro maupun makro.

“Kami akan menggenjot penumbuhan wirausaha baru, peningkatan kompetensi, setelah itu produktivitasnya. Dengan demikian, Pemerintah akan ikut turun tangan membantu dalam hal pemanfaatan hasil inovasi tersebut agar berdaya saing tinggi,” terang Harno.

Jika telah muncul para wirausahawan baru, Harno menyebut, selayaknya Pemkab mendukung fasilitasi sarana dan prasarana perdagangan yang lebih mudah dan sesuai perkembangan teknologi zaman.

“Optimalisasi perdagangan melalui peningkatan sarana prasarana perdagangan. Sistem distribusi dan informasi pasar untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau,” paparnya.

Selain itu, kata Harno, untuk meningkatkan daya saing perekonomian masyarakat Rembang perlu peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal pertanian. Diakuinya, sektor pertanian saat ini cukup kesulitan untuk mendapatkan generasi penerus.

“Peningkatan kemampuan kapasitas SDM pertanian dalam peningkatan produktivitas pertanan yang berkelanjutan dan berdaya saing. Sehingga perlu kemunculan bibit penerus dari kalangan milenial dalam hal pertanian,” paparnya.

Pengembangan potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang berbasis ekosistem dan kelestarian daya dukung lingkungan serta perlindungan bagi nelayan. “Hal ini juga tentunya menjadi fokus penggarapan kita sebagai upaya meningkatkan daya saing perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya