alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Nomor II Se-Jateng, Tim GTPP Covid-19 Kudus Kejar Kenaikan Kesembuhan

21 November 2020, 11: 53: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

Nomor II Se-Jateng, Tim GTPP Covid-19 Kudus Kejar Kenaikan Kesembuhan

KUDUS - Saat ini jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kudus menduduki peringkat II se-Jateng. Meskipun demikian, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus tetap berupaya meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19.

Berdasarkan laman corona.jatengprov.go.id, data per 19 November 2020 menunjukkan Kabupaten Kudus menduduki peringkat II di Jateng setelah Kota Semarang dengan temuan 2.350 kasus. Meskipun demikian, angka kesembuhannya juga tinggi, karena mencapai 1.907 kasus dan kasus meninggal 263 kasus atau berada di urutan ketiga.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Abdul Azis Achyar mengatakan, yang terpenting yakni menggenjot angka kesembuhan pasien Covid-19. Serta menurunkan angka kematian. Meskipun saat ini temuan kasus berada di nomor II se-Jateng.

”Target kami, Kabupaten Kudus bisa menuju zona kuning. Syukur bisa ke zona hijau atau tidak ada kasus,” kata Azis.

Menurunkan jumlah kasus temuan Covid-19 harus dilakukan dengan melakukan penelusuran kontak. Jika tidak, akan terjadi kegagalan dalam surveillance (pengawasan). Sedangkan pemetaan kasus dan langkah-langkah yang akan ditempuh menjadi buta.

”Penelusuran kontak erat pasien Covid-19 disisir dan orang yang termasuk ke dalam kelomok rentan juga demikian disisir. Tujuannya, nanti mudah dalam pemetaan dan pengawasannya. Termasuk dalam pengaturannya,” ujarnya.

Melalui cara tersebut, dari sisi jumlah kasus memang akan ada kenaikan. Namun, kaitannya dengan status zona akan menjadi zona kuning dan angka kematiannya juga bisa turun. Terkait dengan status zona Covid-19, faktor penentunya cukup banyak. Salah satu poin pentingnya, bisa meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian sesuai harapan pemerintah pusat.

Kabupaten Kudus juga tergolong siap dengan sarana dan prasarana penunjang untuk penanganan Covid-19. Seperti jumlah tempat tidur untuk menangani pasien dan laboratorium yang bisa langsung memeriksa sampel swab.

Plt Bupati Kudus Hartopo berharap, masyarakat bisa dan bersedia mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, serta menghindari kerumunan. ”Meskipun berada di dalam ruangan kerja, sebaiknya tetap memakai masker. Bagi masyarakat yang makan di warung atau tempat lain sebaiknya jangan sambil berbicara. Kecuali sudah memakai masker kembali,” tegasnya.

Dalam upaya peningkatan status zona dari oranye menjadi kuning, pemkab mulai meningkatkan kegiatan screening  kesehatan secara masal. Dengan sasaran kelompok rentan penularan penyakit Covid-19. Kelompok rentan tersebut, meliputi kelompok lansia, obesitas, serta orang dengan menyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan jantung. 

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya