alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Pendapatan Daerah Kudus 2021 Diproyeksikan Rp 1,67 Triliun

Hartopo Sampaikan RAPBD TA 2021

20 November 2020, 17: 15: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

Pendapatan Daerah Kudus 2021 Diproyeksikan Rp 1,67 Triliun

Share this      

KUDUS – DPRD Kudus menggelar rapat paripurna kemarin siang. Agendanya peyampaian pengantar nota keuangan rancangan anggran pendapatan dan belanja daerah (RAPBDP) tahun anggaran 2021. Diproyeksikan pendapatan daerah pada 2021 mencapai Rp 1,67 triliun.

Hadir dalam rapat Plt Bupati Kudus, OPD, Dandim, Kapolres Kudus, dan 34 anggota DPRD Kudus. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kudus Masan.

Plt Bupati Kudus Hartopo menyatakan, struktur RAPBD 2021 Kabupaten Kudus pada pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 1,67 triliun. Pendapatan asli daerah (PAD) terdiri dari pajak daerah retribusi daerah, dan lain-lain hasil pendapatan daerah yang sah.

”Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan naik sebesar Rp 64,15 miliar, sehingga menjadi Rp 355,80 miliar,” ungkapnya.

RAPAT: Plt Bupati Kudus Hartopo, Ketua DPRD Kudus Masan, dan pimpinan DPRD Kudus saat rapat paripurna di ruang Rapat Paripurna DPRD Kudus

RAPAT: Plt Bupati Kudus Hartopo, Ketua DPRD Kudus Masan, dan pimpinan DPRD Kudus saat rapat paripurna di ruang Rapat Paripurna DPRD Kudus (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Sedangkan rancangan belanja daerah pada RAPBD 2021 mendatang diproyeksikan Rp 1,82 triliun. Yang terdiri dari belanja operasional diproyeksikan Rp 1,36 miliar. Belanja modal diproyeksikan Rp 174,24 miliar, belanja transfer proyeksinya mencapai Rp 279,01 miliar, serta belanja tak terduga direncanakan sebesar Rp 4 miliar.

Pada rancangan pembiayaan daerah tahun 2021, kata Hartopo, pembiayaann neto direncanakan sebesar Rp 147,73 miliar. Atau turun sebesar Rp 37,18 miliar dri APBD tahun 2020.

”Dengan demikian pembiayaan neto sebesar Rp 147,73 miliar sehingga SILPA tahun berkenaan Rp 0,” katanya.

PARIPURNA: Plt Bupati Kudus Hartopo saat menyampaikan pengantar nota keuangan Rancangan anggran pendapatan dan belanja daerah (RAPBDP) tahun anggaran 2021 dalam rapat di ruang Rapat Paripurna DPRD Kudus.

PARIPURNA: Plt Bupati Kudus Hartopo saat menyampaikan pengantar nota keuangan Rancangan anggran pendapatan dan belanja daerah (RAPBDP) tahun anggaran 2021 dalam rapat di ruang Rapat Paripurna DPRD Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Hartopo menambahkan, dalam pembahasan RAPBD 2021 ini akan dibahas lebih lanjut bersama komisi di DPRD Kudus. Orang nomor satu di Kota Kretek itu berharap pembahasan bisa berjalan secara lancar. Sekaligus APBD 2021 bisa ditetapkan tepat waktu.

Ketua DPRD Kudus Masan menyampaikan, kebijakan Umum APBD (KUA) Kabupaten Kudus tahun anggran 2021 serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) telah disepakati bersama. Baik antara eksekutif dan legislatif pada 4 November lalu.

”Plt Bupati Kudus telah menyampaikan surat kepada kami tertanggal 18 November Ranperda APBD 2021 untuk kajian awal dalam rapat fraksi-fraksi”.

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya