alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Kuota Wisatawan ke Karimujawa Kini Ditambah 300 Per Pekan

19 November 2020, 11: 41: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

RAMAI: Kondisi Pelabuhan Karimunjawa usai sepekan aktivitas wisata dibuka kembali akhir Oktober lalu.

RAMAI: Kondisi Pelabuhan Karimunjawa usai sepekan aktivitas wisata dibuka kembali akhir Oktober lalu. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Kuota wisatawan ke Karimunjawa yang sebelumnya dibatasi 100 per pekan, kini ditambah menjadi 300. Jadwal kapal penyeberangan pun ditambah.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Zamroni Leztiaza kemarin. Zamroni mengatakan pembukaan secara bertahap dan terbatas dimulai 16 Oktober lalu.

”Saat ini dari provinsi sudah memberikan tambahan kuota. Dulu untuk wisatawan yang masuk ke kawasan Taman Nasional Karimunjawa hanya 100. Sekarang meningkat jadi 300,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

SPOT FAVORIT: Wisatawan sedang menikmati pasir putih dan selam bawah laut di salah satu pulau di Karimunjawa kemarin.

SPOT FAVORIT: Wisatawan sedang menikmati pasir putih dan selam bawah laut di salah satu pulau di Karimunjawa kemarin. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Untuk orang secara umum yang masuk ke Karimunjawa, Zamroni menjelaskan pembatasannya dilakukan melalui moda transportasi. ”Jadi untuk kapal penyeberangan saat ini hanya mengangkut maksimal 50 persen dari daya tampung kapal,” terangnya.

Orang luar yang masuk ke Karimunjawa sendiri, tetap diwajibkan untuk melampirkan hasil pemeriksaan rapid test nonreaktif. ”Karena dulu salah satu pertimbangan turunnya rekom diperbolehkannya buka kembali aktivitas pariwisata di Karimunjawa memang karena adanya syarat rapid test. Jadi saat ini kami mengikuti aturan yang ada,” ujarnya.

Dalam satu bulan usai dibuka kembali, Zamroni menyampaikan, kondisi masih terjaga.

”Tidak ada laporan kasus atau yang lainnya. Harapannya dengan menjaga bersama-sama kondisi bisa cepat pulih kembali,” tuturnya.

Camat Karimunjawa Nur Sholeh menambahkan, sejak dibuka berangsur-angsur wisatawan mulai berkunjung ke Karimunjawa. Bahkan pada long weekend akhir Oktober lalu jumlah wisatawan ke Karimunjawa melonjak.

”Harapan kami semua pihak bisa berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjaga Karimunjawa agar tetap hijau,” imbuhnya. 

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP