alexametrics
Jumat, 04 Dec 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Dinas PUPR Kudus Gagas Ekodra Semar untuk Kurangi Genangan Air

19 November 2020, 10: 55: 44 WIB | editor : Ali Mustofa

ANTISIPASI DINI: Dinas PUPR Kabupaten Kudus mencanangkan program pembuatan resapan air untuk mengurangi genangan air melalui gagasan Ekodra Semar.

ANTISIPASI DINI: Dinas PUPR Kabupaten Kudus mencanangkan program pembuatan resapan air untuk mengurangi genangan air melalui gagasan Ekodra Semar. (PUPR KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus membuat gagasan eko drainase dengan semangat menabung air (Ekodra Semar). Gagasan ini bisa terlaksana jika ada sinergitas antara perangkat daerah dan masyarakat. Dengan begitu, dapat mengurangi genangan air dan meningkatkan cadangan air tanah.

Kabid Tata Bangunan dan Drainase Dinas PUPR Kabupaten Kudus Apriliana Hidayati menyatakan, gagasan Ekodra Semara ini dilatarbelakangi adanya peningkatan kebutuhan lahan tempat tinggal, industri, perdagangan dan jasa, kesehatan, serta pendidikan. Sehingga berpengaruh pada berkurangnya daerah resapan air hujan. Ini akan berimbas pada mengumpulnya air pada saluran drainase yang ada.

”Apabila kondisi saluran tidak memadai akan menyebabkan terjadinya genangan air.  Bahkan terjadi banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi saat ini pembangunan drainase di Kabupaten Kudus masih menggunakan paradigma konvensional. Yakni mengalirkan limpasan air hujan (run-off) secepat-cepatnya ke sungai terdekat. Dalam konsep drainase konvensional, seluruh air hujan yang jatuh di suatu wilayah harus secepatnya dibuang ke sungai dan seterusnya ke laut. Hal ini seringkali menyebabkan permasalahan diantaranya banjir di daerah hilir dan kekeringan di musim kemarau.” ungkapnya.

(PUPR KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Lewat Ekodra Semar ini, diharapkan bisa mengurangi genangan air dan meningkatkan cadangan air tanah Kudus.

Dia menjelaskan, konsep Ekodra Semar ini berupa air hujan diresapkan melalui biopori yang dibuat di pekarangan rumah masyarakat sehingga mengurangi volume air menuju ke saluran drainase. Selain itu, pada saluran drainase juga dilengkapi dengan resapan air. Jarak sumur resapan pada saluran drainase yakni 5 sampai 15 meter. Sehingga meningkatkan kapasitas tampungan air hujan. Hal ini diharapkan bisa mengurangi limpasan air hujan ke badan jalan maupun permukiman.

Untuk menyukseskan program ini, pihaknya didukung secara penuh oleh tim penggerak PKK Kabupaten Kudus. Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus, Hj. Mawar Hartopo telah mencanangkan satu rumah satu biopori pada Rapat Pleno TP PKK Kudus yang telah dilaksanakan pada Kamis, 15 Oktober 2020 di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati. Agar Satu Rumah Satu Biopori ini bisa tersampaikan kepada masyarakat luas. Biopori bermanfaat untuk mengurangi genangan air dan meningkatkan cadangan air tanah juga bisa berfungsi untuk tempat membuang sampah organik yang bisa dimanfaatkan untuk pupuk.

Ekodra Semar menerapkan sinergi antara perangkat daerah dan masyarakat dalam penanganan drainase berwawasan lingkungan untuk mengurangi genangan air dan meningkatkan cadangan air tanah di musim kemarau. 

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya