alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan
IAIN Kudus Gelar Wisuda Offline

Dibagi Lima Sesi, Hanya Wisudawan yang Hadir

17 November 2020, 11: 03: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

SELAMAT: Rektor IAIN Kudus menyerahkan piagam kepada calon wisudawan pascasarjana pada tiap prodi dalam sarasehan alumni calon wisudawan kemarin.

SELAMAT: Rektor IAIN Kudus menyerahkan piagam kepada calon wisudawan pascasarjana pada tiap prodi dalam sarasehan alumni calon wisudawan kemarin. (IAIN KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menggelar wisuda XXVIII program sarjana (S1) dan wisuda X program pascasarjana (S2) periode November hari ini. Dalam pelaksanaan wisuda kali ini digelar secara luring atau offline. Dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara konsisten.

Wakil Rektor I Dr. H. Supaat, M.Pd mengatakan merujuk pada norma dasar protokol kesehatan pencegahan Covid-19, maka calon wisudawan dan para pihak yang terkait dengan kegiatan diminta memperhatikan dan mematuhinya. Mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak, pengukuran suhu badan, hingga wajib mencuci tangan dan memakai hand sanitizer sebelum memasuki ruangan.

”Semua calon wisudawan sudah kami minta untuk mematuhinya. Tapi nanti juga kami berikan masker dan face shield secara gratis. Skema pengantaran calon wisudawan juga telah kami atur agar tidak menimbulkan kerumunan di kampus,” katanya.

Meskipun digelar offline, pelaksanaan wisuda kali ini tidak mengundang orang tua atau wali wisudawan. Kendaraan pengantar calon wisudawan hanya boleh mengantar sampai drop point. Kemudian kendaraan langsung meninggalkan area kampus. Waktu pengantaran calon wisudawan dibagi dua sesi. Sesi pertama 06.30-07.30 dan menjemput 10.00-11.30. Dan sesi kedua 11.30-12.30 dan menjemput 15.00-16.00.

”Wisuda kali ini tidak mengundang orang tua atau wali wisudawan. Namun orang tua atau wali bisa mengikuti melalui live streaming Youtube,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya telah mendesain ruangan dengan standar prokes. Antar peserta diberikan jarak 1 meter. Saat pelaksanaan, ruangan juga hanya diisi 30 persen dari kapasitas total. ”Tiap sesi hanya untuk 150 orang,” imbuhnya.

Diakuinya, pelaksanaan wisuda kali ini mengalami peningkatan wisudawan sebanyak 67 persen. Untuk menghindari kerumunan, pelaksanaan wisuda periode ini dilaksanakan secara bergelombang. Dari yang semula bisa digelar satu kali, kini dibagi lima sesi selama tiga hari. Mulai 17-19 November 2020. 

”Periode ini sebanyak 751 wisudawan yang mendaftar. Sehingga diputuskan pelaksanaan dilakukan lima sesi. Masing-masing sesi diikuti 150. Kecuali di hari terakhir karena ada tambahan satu pendaftar sehingga kami paksakan 151 peserta wisudawan,” jelasnya.

Pada hari pertama sesi I untuk wisudawan terbaik semua prodi, pascasarjana, Fakultas Syariah (prodi HKI), Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (prodi MBS dan MZW). Pada sesi II untuk Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (prodi ES). Pada hari kedua sesi I untuk Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Pada sesi II untuk Fakultas Tarbiyah. Dan hari terakhir untuk Fakultas Tarbiyah prodi PAI angkatan 2014 ke atas.

Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mudzakir, M.Ag berpesan kepada calon wisudawan jika wisuda bukan menjadi akhir segalanya. Sebab, setelah wisuda wisudawan punya tanggung jawab yang lebih. Pihaknya mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati. Dirinya berpesan agar ilmu yang didapat dapat memberi keberkahan dan bermanfaat. Baik bagi diri sendiri, keluarga, bangsa, agama, dan negara.

”Kepada seluruh orang tua, kami atas nama civitas akademika IAIN Kudus, mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya mendidik para putra putrinya. Selamat dan sukses untuk para wisudawan wisudawati semoga ilmu yang diperoleh memberi keberkahan dan bermanfaat,” katanya. 

(ks/daf/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya