alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Grab dan Pemkab Kudus Siap Kembangkan UMKM dan Digitalisasi Pasar

16 November 2020, 16: 00: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

Grab dan Pemkab Kudus Siap Kembangkan UMKM dan Digitalisasi Pasar

KUDUS - Aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara, Grab, menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus untuk pengembangan UMKM dan digitalisasi pasar di Kudus. Kerja sama ini diresmikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Plt. Bupati Kudus, H.M. Hartopo, S.T., M.M., M.H. dan Head Regional Jawa Tengah dan DIY, Grab Indonesia, Jaka Wiradinata di Pendopo Kabupaten Kudus. Lingkup kerja sama ini akan mencakup pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM), pengembangan pariwisata dan kebudayaan, pengembangan pasar tradisional, penyediaan sarana transportasi angkutan barang ramah lingkungan dan perluasan pembayaran pendapatan asli daerah Kabupaten Kudus secara online.

Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia menjelaskan tujuan Grab untuk memastikan masyarakat Kudus dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital. ”Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus untuk menghadirkan berbagai inisiatif dalam rangka mendukung ekonomi digital di Kudus. Dengan memanfaatkan teknologi Grab, diharapkan masyarakat Kabupaten Kudus bisa terbantu dalam aspek mobilisasi yang aman dan efisien, pelaksanaan tugas, sampai dengan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tentunya sejalan dengan misi GrabForGood untuk memastikan setiap masyarakat dapat ambil bagian dan menikmati manfaat dari ekonomi digital,” jelasnya.

Menanggapi kerjasama strategis ini, Plt. Bupati Kabupaten Kudus, H.M. Hartopo, S.T., M.M., M.H. menyampaikan apresiasi dan dukungannya untuk Grab. “Kami sangat mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan oleh Grab untuk kabupaten Kudus. Dukungan yang diberikan oleh Grab untuk mengembangkan ekonomi digital di Kudus tentunya akan memberikan dampak positif bagi kabupaten Kudus. Hal ini diharapkan dapat turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik dan memudahkan aktivitasnya sehari-hari” paparnya.

(Grab for Radar Kudus)

Kerja sama antara Grab dan Pemerintah Kabupaten Kudus meliputi: (1) Pemanfaatan teknologi dan informasi sebagai sarana pemberdayaan, pendampingan serta peningkatan pemasaran produk UMKM dan layanan publik di bidang kesehatan, sosial, perdagangan, pemberdayaan UMKM, Kebudayaan dan Pariwisata, Perhubungan di Kabupaten Kudus. (2) Sosialisasi dan penyampaian informasi publik dari Pemerintah Kabupaten Kudus kepada masyarakat melalui aplikasi Grab. (3) Peningkatan mutu layanan transportasi publik dengan memanfaatkan aplikasi Grab. Serta (4) partisipasi Grab dalam pemberdayaan masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Kudus.

Di Kudus, Grab telah menghadirkan 3 layanan baru untuk mendukung mitra, masyarakat, dan juga UMKM di tengah pandemi. Layanan GrabMart dan GrabAssistant hadir untuk memberikan kesempatan pendapatan tambahan bagi masyarakat, pedagang, serta mitra pengemudi GrabBike dan GrabCar di tengah pandemi. Grab juga menghadirkan layanan GrabProtect, armada khusus pertama di Indonesia yang memberikan perlindungan tambahan bagi mitra pengemudi dan pelanggan berupa partisi dari plastik tebal untuk keamanan perjalanan. Selain itu juga bisa menjadi solusi alternatif transportasi yang dapat membantu masyarakat untuk terus beraktivitas, yang akan berdampak pada bergeraknya roda perekonomian.

Selama masa pandemi ini, Grab juga telah menyambut lebih dari 430.000 UMKM dan lebih dari 32.000 pedagang tradisional yang tak mengenal kata menyerah untuk bertahan dan terus mengembangkan bisnis mereka di masa yang serba tidak pasti ini. Semangat itulah yang menginspirasi Grab untuk meluncurkan program #TerusUsaha yang didedikasikan khusus untuk membantu UMKM di Indonesia agar mereka dapat terus beradaptasi dalam menghadapi kondisi new normal ini. Program ini mencakup berbagai inisiatif akselerasi untuk melatih dan membina keterampilan UMKM, serta upaya-upaya Grab lainnya untuk meningkatkan visibilitas dan permintaan bisnis para pelaku UMKM, supaya mereka bisa dikenal dan terus tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital. Melalui program ini, Grab juga telah bekerja sama lebih dari 20 pemerintah daerah untuk memberikan lebih dari 50 solusi transformasi digital di 25 kota di Indonesia untuk para pelaku UMKM.

“Kami harap kerja sama antara Grab dengan Pemerintah Kabupaten Kudus ini dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat Surakarta, termasuk untuk meningkatkan keterampilan dan menyediakan kesempatan lebih banyak bagi masyarakat Surakarta dalam menyambut masa depan ekonomi digital. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk ambil bagian dalam ekonomi digital, dan bersama #TerusUsaha,” tutup Richard.

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya