alexametrics
Rabu, 25 Nov 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

IIDI Rembang Berikan Asupan Gizi ke Anak

Komitmen Ikut Entaskan Stunting di Kota Garam

16 November 2020, 10: 33: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

APRESIASI: Ketua IIDI Rembang Sitta Chirana memberikan sertifikat kepada perwakilan Kader Posyandu di Balai Desa Kabongan Kidul, Rembang, kemarin.

APRESIASI: Ketua IIDI Rembang Sitta Chirana memberikan sertifikat kepada perwakilan Kader Posyandu di Balai Desa Kabongan Kidul, Rembang, kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Rembang ikut andil dalam menekan angka stunting di Kota Garam. Mulai pemberian semangat motivasi hingga memberikan asupan gizi kepada balita.

Salah satu kegiatan IIDI Rembang melaksanakan program pengentasan stunting di Balai Desa Kabongan Kidul, Rembang, kemarin. Lokasinya tak jauh dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno.

IIDI, Dharma Wanita, dan RSUD bersinergi dalam mensosialisasikan tentang stunting di masa Covid-19.

INTERAKTIF: Ketua IIDI Rembang Sitta Chirana memberikan paparan saat bertemu para kader di Balai Desa Kabongan Kidul kemarin.

INTERAKTIF: Ketua IIDI Rembang Sitta Chirana memberikan paparan saat bertemu para kader di Balai Desa Kabongan Kidul kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

"Target kami gizi anak tercukupi keseluruhannya mencapai generasi emas 2045. PR besar kami yang tidak bisa ditinggalkan," kata Ketua IIDI Rembang Sitta Chirana.

Melalui kader Posyandu, lanjut Sitta, mereka orang-orang yang patut diberi apresiasi. Bulan ini, ia bersama tim sudah memiliki even bertajuk "Road Show Posyandu to Posyandu Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat".

Dalam tour itu, titik-titik Posyandu sudah disuplai tambahan gizi untuk balita, lansia, dan ibu hamil.

Dampak-dampak dari Covid-19 juga dipikirkan. Misalkan ada orang tua yang penghasilannya berkurang disebabkan pandemi korona. Maka, pihaknya berkomitmen agar bagaimana caranya asupan gizi orang tua kepada anak-anak tetap tercukupi.

”Ini akan berkelanjutan sampai Desember," ujarnya.

Ditargetkan asupan gizi bisa dinikmati 200 balita, 20 lansia, 60 kader posyandu, dan 10 ibu hamil yang berada di ring 1 RSUD dr R Soetrasno.

Asupan gizi itu berupa telur dan kacang hijau. Juga ada edukasi jajan sehat untuk anak.

”Jadi program Germasnya kami gempur," katanya.

Pertemuan bersama para kader Posyandu di Balai Desa Kabongan Kidul belum lama ini juga berlangsung seru. Tak melulu tentang materi. Beberapa momen kegiatan diselingi tarian. Yang gerakannya diciptakan oleh Sitta sendiri. Lagu Manusia Kuat yang dibawakan penyanyi ternama Tulus itu mengiringi gerakan-gerakan ceria. Berdiri mengangkat tangan sambil mengepal. Dan menggerakkannya dengan energik.

”Gerakan itu saya ciptakan untuk motivasi supaya mereka tetap semangat. Namun itu jargon kami. Kami tetap optimistis, kami bertahan dan tahu pandemi ini akan selesai,” tegasnya.

(ks/vah/zen/top/JPR)

 TOP