alexametrics
Rabu, 25 Nov 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Dua Meninggal, Belasan Warga Positif, Tiga Pasar di Rembang Ditutup

15 November 2020, 07: 00: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

DITUTUP: Seorang warga di Pasar Sumber bersiap pulang usai menjalani aktivitas jual beli.

DITUTUP: Seorang warga di Pasar Sumber bersiap pulang usai menjalani aktivitas jual beli. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Belasan warga Sumber terkonfirmasi positif covid-19. Total ada 12 orang, dua diantaranya meninggal dunia. Mereka yang meninggal satu diantaranya profesinya pedagang dipasar. Karena khawatir berpotensi menjadi kluster tiga hari kedepan (Sabtu-Senin) ditutup sementara.

Pedagang yang meninggal terkonfirmasi covid  satu bulan sebelumnya sudah sakit-sakitan. Satunya bukan penghuni dipasar. Namun kerap belanja. Saat ini anaknya tertular orang tuanya dan menjalani isolasi mandiri.

PJs Bupati Rembang, Imam Maskur menyampaikan yang masih ada 10 orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Tujuh dirawat dirumah sakit. Tiga masih isolasi mandiri. Untuk yang meninggal dunia ada dua orang.

”Benar satunya penjual dipasar, satu bulan sebelumnya sudah sakit-sakitan. Satunya bukan penghuni atau jualan dipasar,” katanya kemarin (13/11).

Kekhawatiran Pemkab Rembang pasar Sumber berpotensi menjadi kluster. Untuk sementara tiga hari ditutup. Hanya satu kali operasi. Kebetulan disana hari Sabtu dan Senin tidak pasaran, kecuali hanya Minggu.

Untuk dibersihkan dahulu. Pertatama lewat disinfektan. Lalu menata orang-orang, untuk menjaga jarak. Kalau tidak cukup diperintahkan kepala dinas pegadang menjual daganganya dilebarkan diluar halaman. Jaraknya minimal 1,5 meter.

Sebelumnya penutupan pasar dilakukan di perbatasan Pati, salah satunya Kuniran. Sebagian pedagang ada yang lari di pasar Sumber maupun Krikilan. Ini baru analisa. Sehingga 12 orang yang terkonfirmasi di tracking semua.

”Hari Jumat sudah ada yang dilakukan swab. Baru 50 orang. Mudah-mudah ditracking yang positif ada berapa. Termasuk didalamnya kepala puskesmas saya minta memberikan data, karena 30 persen yang jualan dipasar Sumber orang Pati. Besok segera dikirimkan camat ke camat bersebelahan dengan kita,” keteranganya.

Jawa Pos Radar Kudus ikut menggali informasi dari Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rembang. Terkait dengan pasar ada tiga. Satu pedagang pasar yang sudah lama sakit sebulan. Kemungkinan pegadang ikan.

Satu diduga pengunjung pasar. Kemudian positif, meninggal. Lalu anaknya positif. Masih menjalani isolasi mandiri. Jadi belum bisa dikatakan kluster pasar. Untuk mencegah memungkinkan terjadinya kluster dilakukan disinfektan.

Sementara itu kepala Dinindagkop UKM Rembang, Akhsanudin membenarkan sesuai rapat pasar ditutup tiga hari. Sabtu-Minggu dan Senin. Hanya satu hari operasional, Minggu. Karena pasar Sumber buka empat hari, Minggu, Selasa, Kamis dan Jumat.

”Untuk memutus mata rantai tiga hari. Setelah sterilisasi supaya virus mati. Kebetulan koordinator pasar dan perwakilan paguyuban diundang. Otomatis Sabtu sudah bergerak. PMI dan BPBD juga ikut menyeprot lokasi pasar,” katanya.

Di wilayah kecamatan Sumber ada tiga pasar. Pertama pasar Sumber, dua pasar desa Krikilan dan Kedungasem. Kebijakan sama-sama ditutup. Dan hari Jumat siang wilayah Sumber juga dilakukan penyemprotan dengan mobil besar oleh PMI.

”Infonya tracking yang disiapkan sampai 200. Tapi sudah banyak yang tutup hari jumat. Akan dilanjutkan Sabtu. Sebab pedagangnya ada dari Pati,” imbuhnya. 

(ks/noe/him/top/JPR)

 TOP