alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Terlibat Narkoba, Mahasiswa Asal Surakarta Semesteran di Sel Tahanan

14 November 2020, 14: 54: 25 WIB | editor : Ali Mustofa

KERJAKAN TES: Tersangka CH, 20 mahasiswa mengerjakan tugas semesteran saat menjalani tahanan di Mapolres Grobogan karena kasus narkoba.

KERJAKAN TES: Tersangka CH, 20 mahasiswa mengerjakan tugas semesteran saat menjalani tahanan di Mapolres Grobogan karena kasus narkoba. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN - CH, 20, mahasiswa tersangka tembakau sintetis, pagi ini, Jumat (13/11) kembali mengikuti ujian semester yang dilaksanakan pihak kampusnya. Dia terpaksa ujian semesteran kuliah menggunakan fasilitas ruang penyidik Satresnarkoba Polres Grobogan.

Fasilitas yang disediakan Satresnarkoba antara lain handphone berikut kuota internet karena saat ini perkuliahan masing secara daring. CH warga Surakarta adalah mahasiswa semester V di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Semarang.

”Sejak Senin (9/11) sampai dengan Jumat (13/11), CH telah mengikuti ujian semester. Jadi kita fasilitasi ruangan berikut Handphone dan Kuota,” kata Kasatres Narkoba Polres Grobogan AKP Ngadiyo.

CH harus mendekam di Tahanan Polres Grobogan karena penyalahgunaan narkoba jenis tembakau sintetis. pengungkapan kasus itu bermula ketika Satresnarkoba Polres Grobogan mendapatkan informasi mengenai adanya penyalahgunaan narkoba jenis tembakau sintetis di wilayah hukum Polres Grobogan.

”Kami kemudian melakukan penyelidikan. Akhirnya CH berhasil kita tangkap saat dia berada di SPBU Geyer,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Tembakau sintetis tersebut dibeli untuk dipakai sendiri dan telah menggunakan selama 3 bulan. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 (satu) Paket Plastik kecil yang berisi diduga Narkotika Golongan I jenis Tembakau Sintetis seberat 3,06 gram yang di masukan ke dalam kaleng alumunium Coffe Drink NESCAFE.

Lalu satu paket plastik klip kecil yang berisi diduga Narkotika Golongan I jenis tembakau sintetis  seberat 0,56 gram yang diselipkan ke dalam pelindung hand phone, 1 (satu) hand phone merk Iphone 6 s warna hitam, 1 (satu) celana pendek warna biru dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Vario.

”Adapun CH terancam hukuman penjara karena melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” terang dia.

Sementara CH mengaku jera dengan perbuatannya dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Ia juga berterima kasih kepada pihak Kepolisian karena telah menyediakan fasilitas untuk mengikuti ujian semesteran. 

(ks/mun/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya