alexametrics
Minggu, 29 Nov 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sadis, Perampok Bersenjata Sekap hingga Telanjangi Pemilik Rumah

14 November 2020, 10: 52: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

Sadis, Perampok Bersenjata Sekap hingga Telanjangi Pemilik Rumah

BLORA – Perampokan sadis kembali terjadi di Kabupaten Blora kemarin. Tepatnya di rumah milik Sugiyo di Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Blora. Pemilik rumah dianiya empat perampok. Anak dan istri di sekap di dalam kamar. Bahkan, mereka ditelanjangi. Mulut dan mata ditutup menggunakan lakban. Sementara tangan diikat menggunakan seprai.

Perampokan ini terjadi sebelum azan Subuh. Sekitar pukul 03.30. Ada empat pelaku yang menyatroni rumah korban. Datang menggunakan satu unit mobil dan membawa senjata tajam jenis parang dan kapak.

Kawanan rampok itu, masuk rumah korban dengan meloncat lewat tembok. Sebab, gerbang dikunci. Sayangnya, pintu rumah tidak dikunci. Sehingga perampok dengan leluasa masuk rumah.

NAHAS: Keluarga korban perampokan duduk di halaman rumah dengan lemas usai kediamannya disatroni perampok kemarin pagi.

NAHAS: Keluarga korban perampokan duduk di halaman rumah dengan lemas usai kediamannya disatroni perampok kemarin pagi. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Perampok sempat tepergok Sugiyo, pemilik rumah. Dia sempat melawan dan berteriak. Sehingga membuat Bagus, anak dan Watini, istri korban terbangun. Akibat perlawanan itu, korban menjadi sasaran pukul perampok hingga babak belur. Matanya bengkak dan lehernya hampir dicekik. Dia bahkan sempat muntah darah. Sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Watini, istri korban mengaku, perampokan ini terjadi sekitar pukul 03.30. Waktu adan Subuh para pelaku masih di dalam kamarnya. Bahkan, sempat mengancam akan membunuhnya apabila tidak menunjukkan lokasi perhiasan dan tempat penyimpanan uang.

”Taruh mana uangnya. Kalau tidak dikasih tahu, tak bunuh kau,” ucap Watini menirukan ancaman pelaku sambil menodongkan parang ke lehernya. ”Perampok juga mengancam akan membunh saya jika berteriak minta tolong,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, ciri-ciri pelaku di antaranya berpawakan pendek dan agak tambun. Ada yang masih muda dan tua. Datang menggunakan mobil warna putih.

Akibat kejadian ini, barang berharga milik korban dirampas pelaku. Di antaranya, perhiasan, uang puluhan juta, dua unit handpone, dan surat-surat berharga. Namun, kerugiannya belum dihitung.

Watini mengaku, suaminya sempat muntah darah karena dipukul para pelaku. Saat ini dia sedang dalam perawatan di rumah sakit. ”Saya disekap bersama anak saya. Pelaku membawa parang dan kapak. Kapaknya tadi sudah diamankan,” jelasnya.

Erna, anak pertama korban menambahkan, setelah perampok pergi, adiknya baru bisa lari keluar rumah untuk meminta tolong warga sambil telanjang. Karena memang ditelanjangi perampok di dalam rumah.

”Pagi sekitar pukul 06.00 baru warga datang. Saya jam 06.00 datang, polisi sudah banyak. Pelaku sudah kabur,” ujarnya ”Harapannya, pelaku segera ketangkap. Supaya segera diproses hukum,” harapnya saat mendampingi ibu dan adiknya untuk laporan ke polsek.

Terpisah, Kapolsek Blora Joko Priyono mengatakan, perampokan ini terjadi sekitar pukul 03.00. Setahu pemilik rumah, ada empat perampok yang masuk ke dalam rumah. Keempatnya memakai masker.

”Pelaku sempat menyekap pemilik rumah. Terdiri dari suami, istri, dan anak. Mereka disekap menggunakan lakban. Kemudian para perampok itu mengambil barang berharga. Pemilik rumah juga dengar sampai subuh pelaku masih di dalam rumah. Baru setelah azan Subuh mereka lari,” bebernya. 

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP