alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Sentra Perikanan Juwana Raih Award dari Gubernur Jateng

12 November 2020, 21: 00: 19 WIB | editor : Ali Mustofa

PRESTASI: Bupati Pati Haryanto menerima penghargaan Central Java Potencial Investment Challenge dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin saat Webinar Central Java Investment Business Forum 2020.

PRESTASI: Bupati Pati Haryanto menerima penghargaan Central Java Potencial Investment Challenge dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin saat Webinar Central Java Investment Business Forum 2020. (RADAR KUDUS FOTO)

Share this      

PATI - Kabupaten Pati menerima penghargaan Central Java Potencial Investment Challenge. Penghargaan diberikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat membuka acara Webinar Central Java Investment Business Forum 2020 yang di Hotel Gumaya, Semarang, kemarin (11/11).

Pada acara tersebut diserahkan penghargaan kepada tiga pemenang, yaitu Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pati dan Kota Surakarta. Kabupaten Pati dengan proyek pembangunan sentra perikanan terpadu menerima penghargaan sebagai juara kedua.

Bupati Pati Haryanto selain menerima penghargaan juga didaulat menjadi salah satu narasumber pada webinar tersebut. Beliau menawarkan potensi maritim Bumi Mina Tani kepada peserta webinar yang berasal dari beberapa negara sahabat.

“Kabupaten Pati juga menopang industri maritim di Jawa Tengah sebanyak 32%. Meski saat ini sudah ada pengolahan ikan di TPI Juwana, tetapi berdasarkan hal itu Pemerintah Kabupaten ingin meningkatkan produktivitas dengan menawarkan sentra industri perikanan di pantai Juwana,” ungkapnya.

Saat ini sudah mulai pembangunan tempat berlabuh kapal di Juwana, dengan kapasitas diatas 30 gros ton yang dapat menampung sekitar 800 kapal. Hal ini membuktikan potensi Pati sebagai penghasil ikan bisa lebih baik lagi.

“Saat ini, fasilitas yang sudah ada akan kita kembangkan untuk bisa menampung hasil tangkapan nelayan. Kami juga berusaha untuk tidak hanya menampung dan menjual bahan mentah saja, tetapi kami juga ingin untuk menghidupkan industri maritim di sana,” jelasnya.

Sekarang ini, pembangunan infrastruktur jalan menuju lokasi industri perikanan di pantai Juwana sudah mulai dikerjakan. Luasan lahan lahan industri perikanan di Juwana, kurang lebih ada sekitar 12.5 hektar yang diperuntukkan pembangunan doking kapal, tambat kapal, dan sarana pendukung lainnya.

“Kita juga telah siapkan dana untuk pembangunan kawasan industri terpadu sekitar 2.6 miliar. Ke depan diharapkan, lokasi ini bisa menampung tenaga kerja dikisaran 20.000,” jelasnya.

Pihaknya berharap kepada investor, agar bisa membangun perusahaan di Juwana atau melakukan kerja sama di bidang kemaritiman sesuai kesepakatan bersama.

“Kami bersyukur, pada tahun lalu ada dua investor yang masuk melalui forum seperti ini. Diantaranya adalah PT. SFI yang nilai investasinya 1,2 triliun untuk awal tahun 2021 dan Insha’Allah ketika sudah berjalan di 2022 investasinya akan ditambah menjadi 2.8 triliun,” imbuhnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan investor dari sektor perikanan juga mau menanamkan modalnya di Kabupaten Pati.

Bupati Pati mengajak para investor lokal maupun luar negeri untuk ikut membangun industri perikanan di Bumi Mina Tani.

“Iklim investasi di Pati sangat bagus, karena pengurusan perijinan dan lainnya juga sangat mudah. Karena ketika ada kendala di perizinan, yang turun langsung adalah kami dan akan kami bantu sampai selesai,” ucapnya. 

(ks/aua/ali/top/JPR)

 TOP