alexametrics
Senin, 25 Jan 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

DPRD Pati Dorong Perumda Air Minum Perbaiki Layanan

10 November 2020, 15: 05: 47 WIB | editor : Ali Mustofa

DPRD Pati Dorong Perumda Air Minum Perbaiki Layanan

PATI – Pendapat akhir fraksi disampaikan terhadap raperda penyertaan modal kepada tiga perusahaan daerah. Dari tiga perusahaan itu delapan fraksi di DPRD Kabupaten Pati kompak menyoroti Perumda Air Minur Tirta Bening.

Tiga perusahaan daerah yang diguyur modal itu adalah Perumda Air Minum Tirta Bening, PT BPD Jateng, PT BPR BANK DAERAH PATI (PERSERODA). Delapan fraksi yang menyampaikan pendapat akhirnya adalah Fraksi PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, PKB, PPP, Golkar, Nasdem, dan NKRI.

Suwarno mewakili Fraksi PDI Perjuangan mengungkapkan catatan serta usulan, di antaranya dia memberi apresiasi kepada dua bank daerah tersebut. Karena ada peningkatan inovasi kinerja dan layanan publik. Selain itu keduanya juga telah rutin menyetor deviden ke kas daerah.

PERMODALAN: Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi atas raperda penyertaan modal perusahaan daerah. 

PERMODALAN: Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi atas raperda penyertaan modal perusahaan daerah.  (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

“Namun jangan lupa penyertaan modal ini harus digunakan sebaik-baiknya. Peningkatan kinerja perusahaan daerah merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kucuran modal dari APBD. Untuk Perumda Air Minum Tirta Bening harus meningkatkan kinerjanya lagi,” paparnya.

Pihaknya juga berharap perusahaan-perusahaan daerah ini agar bisa menjadi mandiri, tanpa berharap suntikan modal dari APBD terus-menerus.

Dicko dari Fraksi Gerindra juga sepakat, pihaknya berharap kinerja Perumda Air Minum Tirta Bening bisa lebih dioptimalkan lagi.

“Perumda Air Minum Tirta Bening harus mendapat cara bagaimana meningkatkan air baku, distribusi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kritik Haryono yang mewakili Fraksi PKB.

Darbi, dari Fraksi PPP juga keras memberikan catatan kepada perusahaan penyedia air itu. Pihaknya mengapresiasi BPD Jateng yang telah menyetor deviden sebesar Rp 19 miliar kepada kas daerah pada tahun ini, dan BPR Perseroda sebesar Rp 4 miliar.

”Prestasi perbankan ini harus ditingkatkan apalagi ada penyertaan modal lagi. Penyertaan modal kepada Perumda Air Minum sebesar Rp 6 miliar harus dievaluasi lagi penerimaan deviden ke kas daerah. Pelayanan airnya juga perlu dievaluasi lagi,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Bening I Gede Suardana mengungkapkan penyertaan modal tentunya untuk dapat meningkatkan pelayanan,  salah satunya optimalisasi sumur dalam di Suwaduk Wedarijaksa, beserta pemasangan jaringan transmisi, baik sumber dananya melalui DAK dan dari Perumda Air Minum sendiri. “Untuk deviden kami juga sudah menyetorkan, pada tahun ini kami menyetor Rp 2,1 miliar,” paparnya. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP