alexametrics
Minggu, 29 Nov 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Modus Akan Dinikahi, Pemuda di Blora Tiduri Gadis lalu Bawa Lari Motor

08 November 2020, 22: 07: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

RINGKUS: Pelaku penggelapan seepda motor saat diringkus petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Blora bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Blora di rumah kos Kabupaten Jepara belum lama ini.

RINGKUS: Pelaku penggelapan seepda motor saat diringkus petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Blora bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Blora di rumah kos Kabupaten Jepara belum lama ini. (POLSEK BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Satreskrim Polres Blora meringkus pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan sepeda motor terhadap seorang gadis. Pelaku adalah Joni Adi, 21, warga Kecamatan Tunjungan, Blora. Pelaku diringkus di rumah kos Kabupaten Jepara.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan melalui Kapolsek Blora AKP Joko Priyono mengungkapkan, pelaku diamankan pada Rabu (4/11) pukul 10.30 lalu. Pelaku kini mengakui perbuatannya.

Menurutnya, setelah mendapat laporan pada Minggu, 11 Oktober lalu, dilakukan penyelidikan dan olah kejadian perkara. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara,” lanjutnya.

Dalam penangakapan ini, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti. Mulai satu unit sepeda motor milik korban beserta surat kendaraan. Berikutnya Satu buah E-KTP atas nama korban.

Joko mengungkapkan tersangka dan korban saling kenal melalui Facebook (Fb). Hingga akhirnya bertukar nomor Whats App (WA). “Setelah komunikasi intensif melalui WA, tersangka mendekati dan memacari korban. Bahkan berjanji akan dicarikan pekerjaan,” ucapnya.

Pelaku juga mengaku, bapaknya seorang anggota Polri yang mempunyai rental mobil. Selanjutnya, tersangka menjanjikan sebuah pekerjaan dan berjanji akan mencarikan rumah kontrakan untuk korban.

Dengan bujuk rayu pelaku, akhirnya pada Sabtu, (10/10/) lalu, keduanya janjian untuk bertemu di Indomaret Alun Alun Blora. Dalam pertemuan itu, korban membawa sepeda motor Honda Beat warna putih merah. Selanjutnya, tersangka menjemput korban di Indomaret dengan menggunakan mobil. Lantas keduanya jalan-jalan ke Supermarket Luwes, dan sepeda motor korban ditinggal diparkiran Indomaret.

Tersangka lalu membawa korban menginap di sebuah hotel di Blora kota. Bahkan saat menginap keduanya melakukan hubungan badan selayaknya suami istri beberapa kali. “Korban sempat menolak, namun korban akhirnya mau disetubuhi dan dijanjikan akan dinikahi,” tambahnya.

Setelah berhubungan badan, malam harinya, sekira pukul 21.30, tersangka pamitan kepada korban akan mengambil sepeda motor yang diparkir di Indomaret. Korbanpun menyerahkan kunci sepeda motor kepada tersangka.

Keesokan harinya, Minggu, (11/10) sekitar pukul 03.00, tersangka kembali datang menemui korban di dalam kamar hotel. Kepada korban, tersangka mengaku bahwa sepeda motornya dipinjam teman pelaku dan saat ini mengalami kecelakaan dan sepeda motornya disita kepolisian sebagai barang bukti.

Pelaku juga bilang akan membelikan sepeda motor yang baru untuk korban. Sementara motor yang rusak akan dijualnya. Kemudian tersangka meminta korban mengambil BPKB motor miliknya. Hingga akhirnya BPKB tersebut diserahkan kepada tersangka.

Sekitar pukul 17.30 korban sempat minta pelaku membelikan sate. Sayangnya, pelaku tak kembali ke kamar hotel lagi dan nomor hand phone pelaku tidak dapat dihubungi. Korban baru menyadari bahwa dirinya telah ditipu tersangka. Hingga akhirnya, korban menceritakan hal tersebut kepada orang tuanya. Kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Blora. 

(ks/sub/him/top/JPR)

 TOP