alexametrics
Rabu, 25 Nov 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Askab PSSI Kudus Cari Bibit Berbakat untuk Jangka Panjang

29 Oktober 2020, 16: 00: 15 WIB | editor : Ali Mustofa

PEMANASAN:Puslat PSSI Kudus menggelar sosialisasi dan pembinaan pemain usia dini. Dalam proses perekrutan pemain usia dini untuk menyiapkan Persiku Junior.

PEMANASAN:Puslat PSSI Kudus menggelar sosialisasi dan pembinaan pemain usia dini. Dalam proses perekrutan pemain usia dini untuk menyiapkan Persiku Junior. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)

Share this      

KUDUS - Asosiasi kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kudus membentuk pemusatan latihan (Puslat). Melalui program tersebut Askab memilih menjaring dan mencetak bibit yang berbakat untuk jangka panjang.

Ketua Askab PSSI Kudus Sitrisno menyatakan, program perencanaan pembentukan Persiku Junior terpaksa dihentikan. Askab berkomitmen tetap menjaga proses penyaringan dan pembinaan pemain usia dini.

Meski tidak ada kompetisi usia muda, pihaknya tidak memberhentikan pembinaan. Segala sesuatu untuk pembentukan tim Persiku Junior telah disiapkan.

”Puslat ini sifatnya untuk pembinaan. Kami akan membina pemain usia dini,” katanya.

Sutrisno menambahkan, persiapan ini bertujuan untuk kesinambungan pembentukan tim. Pemain yang terseleksi, bisa diperuntukan komposisinya di tim Pesiku Junior, Asprov, maupun Persiku senior.

Sementara, seleksi pemain Persiku Junior akan digelar secara terbuka di Stadion Wergu Wetan besok. Proses seleksi ini, mengundang pemain muda pilihan dari PS-PS yang ada di Kabupaten Kudus. Dalam seleksi itu, pihak Puslat menargetkan 36 pemain terpilih.

”Saya harapkan PS setempat mempersiapkan pemain pilihannya untuk didaftarkan mengikuti seleksi terbuka,” tambahnya.

Sementara, Manajer Puslat PSSI Kudus, Didik Purwoko menambahkan, dalam seleksi pemain nanti akan dijaring tiga usia. Mulai dari U 16, U 17, hingga U 18. Pemain-pemain tersebut nantinya akan dipersiapkan Persiku Junior maupun Porprov.

Dalam seleksi nanti, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta yang datang diwajibkan memakai masker. Pihaknya juga mengimbau, saat proses seleksi PS tidak diperkenankan membawa suporter ke lapangan. Lantaran untuk mencegah terjadinya kerumunan.

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP