alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

UMK Kembali Gelar Wisuda Drive Thru di Tengah Pandemi Covid-19

26 Oktober 2020, 11: 34: 03 WIB | editor : Ali Mustofa

DRIVE THRU: Rektor UMK Dr. Suparnyo, S.H., M.S. (dua dari kiri) memindahkan tali toga salah satu mahasiswa dalam wisuda program pascasarjana (S-2) dan sarjana (S-1) ke-65.

DRIVE THRU: Rektor UMK Dr. Suparnyo, S.H., M.S. (dua dari kiri) memindahkan tali toga salah satu mahasiswa dalam wisuda program pascasarjana (S-2) dan sarjana (S-1) ke-65. (DIYAH AYU FITRIYANI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar wisuda program pascasarjana (S-2) dan sarjana (S-1) ke-65 secara drive thru. Wisuda digelar dua hari pada Sabtu-Minggu (24-25/10). Ada 682 wisudawan dari enam fakultas.

Rektor UMK Dr. Suparnyo, S.H., M.S. merinci, dari 682 wisudawan, ada 552 orang dari jenjang S-1 dan 130 orang dari jenjang S-2. Pelaksanaan wisuda model drive thru dilakukan menyusul belum usainya pandemi Covid-19.

”Pandemi Covid-19 ini merupakan ujian bagi kita semua. Maka dari itu, kita harus pintar menyikapi. Salah satu sikap kita menghadapi pandemic ini, kami menyelenggarakan wisuda periode Oktober 2020 ini secara drive thru untuk membatasi kerumunan,” katanya.

Teknis wisuda ini, para wisudawan diberi kesempatan memakai mobil, motor, becak, atau sepeda motor sebagai sarana transportasi. Kemudian wisudawan turun untuk pemindahan tali toga oleh rektor UMK. Setelah itu, wisudawan ke kendaraannya.

Selama pelaksanaan wisuda dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Baik wisudawan, pejabat kampus yang hadir, maupun petugas memakai masker, face shield, dan sarung tangan.

Pihak kampus juga menyediakan petugas untuk mengecek suhu tubuh hingga menyemprot desinfektan pada kendaraan yang digunakan wisudawan. Tak hanya itu, kampus juga memberikan batasan penumpang sesuai kapasitas kendaraan yang digunakan. Kendaraan roda dua maksimal diisi dua orang. Sementara untuk kendaraan roda empat diisi maksimal empat orang.

”Physical distancing benar-benar kami jalankan dengan baik sesuai instrukasi pemerintah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, rektor berpesan kepada alumni agar tetap bisa berkontribusi terhadap almamater. Sebab, alumni memiliki peran yang strategis dalam pengembangan perguruan tinggi. Kontribusi pemikiran alumni dibutuhkan untuk perbaikan proses pembelajaran, pengembangan jejaring, dan kontribusi lainnya yang bermanfaat bagi program studi, fakultas, atau universitas.

Rektor juga berpesan kepada para wisudawan, agar selalu menjaga kesehatan dan berdoa kepada Allah SWT. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir. Agar semua bisa menjalani hidup normal kembali dengan aktivitas seperti sediakala.

”Kita harus selalu berdoa kepada Allah Tuhan YME, agar terhidar dari wabah, balak, dan penyakit. Kami ucapkan selamat atas wisudanya program pascasarjana dan sarjana. Selamat memasuki lembaran baru, yaitu dunia kerja. Tetap jaga diri sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Rektor menambahkan, di masa pandemi ini, masyarakat dituntut untuk meningkatkan rasa kepedulian kita kepada sesama. Pihak kampus juga berupaya melakukan hal yang sama. ”Para pegawai UMK iuran untuk membantu memenuhi kebutuhan peralatan medis. Seperti APD, face shield, wastafel portable, masker, hingga bantuan pulsa untuk mahasiswa untuk belajar daring,” tutupnya. 

(ks/lin/daf/top/JPR)

 TOP