alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Gus Miftah: Mugo-mugo Mas Arief Dadi Bupati Blora

26 Oktober 2020, 11: 19: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

HORMAT GURU: Calon Bupati Blora Arief Rohman (bawah, dua dari kanan) menyimak tausiyah Gus Miftah di Ponpes Ora Aji Jogjakarta.

HORMAT GURU: Calon Bupati Blora Arief Rohman (bawah, dua dari kanan) menyimak tausiyah Gus Miftah di Ponpes Ora Aji Jogjakarta. (ARIEF ROHMAN FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA - KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah berharap Arief Rohman yang juga santrinya menjadi bupati Blora tahun ini. Doa itu disampaikannya di sela-sela pengajian di Pondok Pesantren Ora Aji, Jogjakarta belum lama ini.

Menurut Gus Miftah, Arief Rohman merupakan santri yang cerdas dan taat agama. Sekaligus santri kesayangan Gus Ali (KH. Agoes Ali Masyhuri, Red) Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur.

Gus Miftah mengatakan, tidak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan calon kepala daerah. Cari yang sempurna itu susah. Minimal cari yang paling sedikit kesalahannya. ”Mugo-mugo dadi Bupati Blora. Semoga diridai Allah. Pesan saya jika nanti jadi bupati, jadi pemimpin itu jika baik jangan minta dipuji. Jika salah siaplah untuk di-bully,” lanjutnya.

Arief Rohman, Calon Bupati Blora

Arief Rohman, Calon Bupati Blora (ARIEF ROHMAN FOR RADAR KUDUS)

Mendengar doa dan dukungan Gus Miftah, Arief Rohman mengucapkan terima kasih. Dirinya mengaku sering mengikuti pengajian Gus Miftah dan silahturahim langsung dengan beliau.

”Maturnuwun guru saya Gus Miftah atas doa dan dukungannya. Saya datang ke sini (Ponpes Ora Aji, Red) niatnya untuk ikut ngaji. Apalagi Gus Miftah jamaahnya di Blora banyak. Kami merindukan nanti semoga jika diamanahi jadi Bupati Blora, akan sering hadir di Blora untuk memberikan tausiyah,” terang calon bupati yang berpasangan dengan Tri Yuli Setyowati.

Arief juga memberi penghormatan pada santri yang telah berjuang meraih kemerdekaan Indonesia. Dia berharap di momen Hari Santri Nasional (HSN), generasi penerus bisa menjaga persatuan bangsa. Khususnya di Blora.

”Semoga keteladanan para santri dan jihad cinta tanah air menjadi semangat yang menyalakan cita-cita kita. Terus gotong royong membangun Blora,”ucapnya.

GAYENG: Gus Miftah berbincang santai dengan Arief Rohman di kediamannya di Ponpes Ora Aji Jogjakarta.

GAYENG: Gus Miftah berbincang santai dengan Arief Rohman di kediamannya di Ponpes Ora Aji Jogjakarta. (ARIEF ROHMAN FOR RADAR KUDUS)

Menurut Arief, HSN didasari pada fatwa resolusi jihad untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Fatwa itu dicetuskan KH. Hasyim Asy’ari bersama kiai-kiai lainnya untuk merespons pertanyaan Presiden Sukarno mengenai hukum membela tanah air.

”Semangat ini harus kita kuatkan kembali. Yakni kebersamaan menghadapi pandemi Covid-19,” tegasnya.

Menurutnya, semua elemen masyarakat harus gotong-royong untuk dapat menghadapi pandemi Covid-19. Khususnya di Blora. Termasuk di dalamnya para santri yang menjadi elemen penting menjaga nilai gotong royong.

”Seluruh elemen masyarakat Blora. Termasuk para santri menjadi faktor penting dalam mengendalikan kasus Covid-19,” ungkapnya. 

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya