alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Diduga Tak Netral di Pilkada Blora, Sanksi Oknum ASN Dikirim ke KASN

24 Oktober 2020, 20: 35: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

Diduga Tak Netral di Pilkada Blora, Sanksi Oknum ASN Dikirim ke KASN

BLORA – Dugaan ketidaknetralan Lurah Jetis Aris Widodo selesai diproses Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora kemarin. Hasilnya, sanksinya diserahkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Jakarta.

 Sebelumnya, Lurah Jetis Aris Widodo dilaporkan ke Bawaslu dengan nomor laporan 002/Reg/LP/PB/Kab/14.10/X/2020. Dia diduga tidak bisa menjaga netralitas ASN. Yaitu menghadiri dan mengikuti acara salah satu tim pemenangan paslon.

Aris Widodo diadukan karena mengikuti rapat salah satu tim kampanye paslon Pilkada Blora 2020. Yaitu di rumah HN di Kelurahan Jetis, Blora, Minggu (11/10) pukul 19.30. Dalam video yang beredar, Aris Widodo mengikuti dan bersama sejumlah orang berteriak yel-yel kemenangan serta dukungan terhadap salah satu paslon.

Ketua Bawaslu Kabupaten Blora Lulus Mariyonan mengungkapkan, pihaknya telah memproses penanganan pelanggaran tersebut. Prosesnya dari awal registrasi hingga pemberian rekomendasi kepada KASN.

”Kami kemarin juga sidang dengan Gakkumdu dan sudah ditempel hasilnya di papan pengumuman. Selanjutnya kami teruskan ke KASN. Sebab terkait dengan pelanggaran netralitas ASN,” ungkapnya.

Lulus menegaskan, pelanggaran yang dilakukan Lurah Jetis Aris Widodo masuk ke dalam ranah pelanggaran terhadap perundang-undangan atau hukum lainnya masuk dalam rumpun pelanggaran administrasi. Sehingga, karena dia adalah ASN, penanganannya langsung ke KASN. ”Jadi bukan ke atasannya langsung. Karena memang ketentuannya seperti itu,” imbuhnya.

Lulus menghimbau, kepada semua pihak yang diharuskan netral bisa melaksanakan netralitas tersebut. ”Menjadi pelajaran kita bersama. Kami berharap ini menjadi early warning,” tegasnya. 

(ks/sub/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya