alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Lama Vakum Akibat Pandemi, Pelaku Seni Siasati Pertunjukan Minimalis

17 Oktober 2020, 15: 58: 09 WIB | editor : Ali Mustofa

TUNGGU ABA-ABA: Kabid Kebudayaan Purwono memberikan sosialisasi prokes saat pentas ketoprak baru-baru ini.

TUNGGU ABA-ABA: Kabid Kebudayaan Purwono memberikan sosialisasi prokes saat pentas ketoprak baru-baru ini. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Sudah 18 hari pertunjukan kesenian yang menimbulkan kerumunan di Rembang dilarang. Belum ada sinyal kapan larangan itu dicabut. Banyak yang menyiasati dengan merencanakan pementasan minimalis.

Kabid Dinas Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang Purwono mengatakan, kebijakan tersebut terhitung sejak 29 September sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

”Menurut pengamatan gugus tugas kabupaten beserta kepolisian, pentas seni memang penyebab kerumunan. Sedangkan saat ini kondisi (pandemi) di Rembang masih mengkhawatirkan,” teranganya.

Dia menuturkan, izin pementasan yang diberikan sebelum 29 September bakal dicabut. ”Hingga saat ini kami tidak pernah mengelurkan rekomendasi apapun. Pelaku seni istirahat total,” ujarnya.

Dia menerangkan, saat ini para pelaku seni dapat menyiasati. Seperti pementasan minimalis di dalam rumah, atau tempat tertutup, dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). ”Tapi kami sebenarnya juga tidak mengeluarkan izin untuk pementasan ini,” imbuhnya. 

(ks/noe/lin/top/JPR)

 TOP