alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Tambah Alat Ekstraksi Robotik

Sehari Bisa Periksa 400 Sampel Swab

17 Oktober 2020, 15: 35: 15 WIB | editor : Ali Mustofa

RUANGAN TERTUTUP: Salah satu analis memeriksa sampel swab di laboratorium biomolekuler di RSUD dr. Loekmono Hadi.

RUANGAN TERTUTUP: Salah satu analis memeriksa sampel swab di laboratorium biomolekuler di RSUD dr. Loekmono Hadi. (DIYAH AYU FITRIYANI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus punya alat ekstraksi robotik untuk memeriksa sampel swab. Sehingga pemrosesannya bisa lebih cepat. Jika pakai alat manual 100 sampel per hari. Dengan robotik bisa sampai 400 per hari.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Aziz Ahcyar mengatakan, saat ini sampel swab di laboratoriun biomolekuler RSUD mencapai 500 antrean. Karena RSUD tak hanya memproses sampel dari Kudus. Tapi juga rumah sakit rujukan dari luar Kota Kretek.

”Dengan alat tersebut kami bisa mengekstraksi lebih banyak. Harapannya tidak ada antrean (sampel swab) lagi,” katanya.

Alat tersebut kini sedang diuji. Jika berjalan lancar, siap dioperasionalkan Senin (19/10). Alat ekstraksi robotik itu seharga Rp 700 juta. Pembeliannya dari dana tak terduga.

Plt Bupati Kudus Hartopo mendukung langkah RSUD untuk melakukan pengadaan alat penunjang ekstraksi sampel swab itu. Semakin banyak yang diproses dalam sehari, pemerintah bisa makin cepat menangani Covid-19.

”Peningkatan pelayanan kesehatan menjadi prioritas. Semakin cepat hasil swab diketahui, semkain cepat proses tracking,” tutupnya.

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP