alexametrics
Kamis, 22 Oct 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Sepanjang Januari-Oktober, BPBD Catat 25 Longsor di Kabupaten Kudus

16 Oktober 2020, 17: 06: 23 WIB | editor : Ali Mustofa

Sepanjang Januari-Oktober, BPBD Catat 25 Longsor di Kabupaten Kudus

KUDUS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus mencatat ada 25 bencana longsor sepanjang Januari hingga awal Oktober ini. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu.

Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Kudus, Budi Waluyo mengatakan, ada 25 bencana longsor yang terjadi dari Januari hingga Oktober 2020. Angka itu lebih banyak dibanding bencana longsor pada Junuari-Oktober 2019. Yakni ada sembilan longsor.

”Kami sudah petakan wilayah rawan longsor di Kudus. Yakni Kecamatan Dawe dan Gebog sebagai daerah rawan longsor,” ungkapnya.

Lebih spesifik, Budi menyebutkan di Kecamatan Gebog ada tiga desa yang rawan. Yakni Desa Kambangan, Menawan, dan Rahtawu. Kecamatan Dawe ada sembilan. Yakni Japan, Kajar, Colo, Ternadi, Dukuh Waringin, Glagah Kulon, Kuwukan, Bakaran, Piji, dan Cranggang.

Desa tersebut merupakan daerah dataran tinggi, perbukitan dan pegunungan dengan jumlah penduduk dan permukiman yang cukup banyak. Terlebih, ini Indonesia mengalami fenomena La Nina sebagaimana yang diinformasikan BMKG. Yakni lebih tinggi dari biasanya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk lebih waspada dan tanggap bencana.

”Caranya dengan menganitipasi dengan menyiapkan peralatan kebencaan, termasuk perahu karet,” imbuhnya.

Dia  memperkirakan angin kencang bisa terjadi lagi. Untuk itu warga diminta waspada. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP