alexametrics
Kamis, 22 Oct 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Disnaker Perinkop dan UKM Gelar Kudus Pelatihan Manajemen Koperasi

16 Oktober 2020, 16: 44: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

SERIUS: Peserta pelatihan manajemen koperasi menyimak paparan materi.

SERIUS: Peserta pelatihan manajemen koperasi menyimak paparan materi. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi (Disnaker Perinkop) dan UKM Kudus menyelenggarakan pelatihan manajemen bagi pengurus koperasi. Agar para pengurus bisa mengelola koperasi dengan baik. Sehingga bisa menjadi koperasi yang sehat.

Pelatihan manjemen koperasi dihelat di gedung Dekopinda Kudus. Mendatangkan narasumber yang berkompeten di bidang perkoperasian. Pelatihan itu berlangsung dari Senin (12/10) hingga Kamis (15/10). Sementara peserta yang andil di dalamnya ada ada 25 orang dari berbagai koeperasi.

Marti, plt kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kudus, melalui Kabid Koperasi dan UKM Rofiq Fachri mengatakan, pelatihan bertujuan agar pengurus bisa memahami dunia perkoperasian. Mereka mendapat materi tentang pembukuan, manajemen, dan sebagainya.

BIAR SEHAT: Disnaker Perinkop dan UKM Kudus menggelar pelatihan bagi pengurus koperasi.

BIAR SEHAT: Disnaker Perinkop dan UKM Kudus menggelar pelatihan bagi pengurus koperasi. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

”Upaya ini untuk menambah pengetahuan dan ilmu para pengurus koperasi di Kudus,” terangnya.

Pihaknya berharap setelah pelatihan tersebut, mereka koperasi bisa mengelola lembaganya dengan baik. Sehingga menjadi koperasi yang sehat. ”Untuk kali ini tidak ada studi banding ke luar. Materi yang kami berikan tentang penilaian kesehatan koperasi,” tambahnya.

Karyawan Koperasi Bina Arta Prima Arif Rahman yang juga peserta menilai pelatihan itu sangat bermanfaat. Bisa jadi bekal mengelola manajemen koperasi menuju sehat.

Setelah pelatihan tersebut, Arif akan menyampaikan materi yang didapat kepada rekannya. Diharapkan tukar ilmu itu. Rekan kerjanya bisa saling paham dan mengetahaui pengelolaan koperasi yang baik. ”Bisa tambah ilmu. Awalnya buta terkait pengelolaan koperasi secara mendalam,” tambahnya.

(ks/gal/lid/top/JPR)

 TOP