alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Mulyaji, Asisten Sekda Daftar Jadi Wabup Jepara

Kirim Pernyataan ke DPC PDIP

16 Oktober 2020, 12: 57: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

PENYERAHAN: Wakil Sekretaris DPC PDIP Jepara Bobby Alfianto (kiri) menerima pendafataran wabup dari Mulyaji kemarin.

PENYERAHAN: Wakil Sekretaris DPC PDIP Jepara Bobby Alfianto (kiri) menerima pendafataran wabup dari Mulyaji kemarin. (DPC PDIP JEPARA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Jepara kedatangan pendaftar wakil bupati Jepara kemarin. Dia adalah Mulyaji, asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jepara.

Mulyaji menyerahkan pernyataan pendaftaran diri menjadi wakil bupati di sekretariat DPC PDIP. Selian itu, juga ada daftar riwayat hidup yang dilampirkan pada penyataan itu. Berkas diterima wakil Sekretaris DPC PDIP Jepara Bobby Alfianto.

”Pagi (kemarin, Red) beliau datang menyerahkan pernyataan pendaftaran pengisian wakil bupati Jepara. Berkas kami terima. Segera kami tindaklanjuti,” kata Bobby.

Mulyaji diketahui memasuki masa purna tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) bulan depan. Saat dikonfirmasi terkait pendaftaran dirinya ke DPC PDIP Jepara, sosok yang merangkap jadi Plt Kepala Dinsospermades Jepara itu, belum memberikan jawaban.

Sementara itu, DPD PDIP Jawa Tengah dan DPC PDIP Jepara telah mengusulkan nama-nama calon wakil bupati Jepara ke DPP PDIP. Sekitar Agustus lalu, DPD PDIP Jawa Tengah mengusulkan lima nama ke DPP. Sedangkan DPC Jepara mengusulkan ke DPP dengan tembusan ke DPD Jawa Tengah sebanyak tujuh nama.

DPD Jawa Tengah merahasiakan nama-nama yang diusulkan ke DPP itu. Berbeda dengan DPC PDIP Jepara yang terang-terangan menyebut nama. Mereka Toyib, Siti Aizatin, Ahmad Rifa’i, Budi Laksana, Mersa Nabela, Nur Kholis, dan Bobby Alfianto.

Dengan adanya pendaftar pengisian wakil bupati dari Mulyaji, DPC PDIP Jepara masih akan membahasnya pada rapat internal.

Bobby Alfianto mengatakan, pihaknya tidak membuka pendaftaran untuk pengisian wakil bupati. ”Meski demikian tidak menutup kemungkinan ada peluang bagi sosok di luar partai. Tentu akan kami bicarakan di tingkat partai. Nantinya keputusan ada di DPP PDIP,” terangnya.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP