alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

DPT Kabupaten Rembang Naik 2.645 Pemilih Dibanding Tahun 2019

16 Oktober 2020, 09: 59: 06 WIB | editor : Ali Mustofa

PENETAPAN: Komisioner KPUD Rembang saat melakukan penetapatan DPT pada pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang tahun 2020, Rabu lalu.

PENETAPAN: Komisioner KPUD Rembang saat melakukan penetapatan DPT pada pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang tahun 2020, Rabu lalu. (KPUD REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - KPUD Rembang secara resmi menetapkan DPT (daftar pemilih tetap) pada pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang tahun 2020 yang bakal digelar 9 Desember 2020. Hasilnya ada 490.687 pemilih. Terdiri laki-laki 244.074 pemilih dan perempuan 246.613 pemilih.

Jumlah pemilih tersebut tersebar di 294 desa. Dengan jumlah 1.365 TPS. Hal tersebut tertuang sesuai berita acara. Nomor 92/PL.02.1-BA/3317/KPU-Kab/X/2020, tentang rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPT pemilihan serentak lanjutan tahun 2020.

 Penetapan DPT hari Rabu lalu (14/10). Lokasinya di aula Setda Rembang. Melibatkan Kapolres, Dandim 0720 Rembang, Dindukcapil, rutan, Kesbangpol. Lalu tata pemerintahan, Bawaslu, kemudian dari unsur PPK (Ketua dan Divisi)

 Jika dibandingkan DPT tahun 2019 naik sebesar 2.645 pemilih. Karena dulu di DPT tahun lalu jumlah 488.042 pemilih untuk Kabupaten Rembang.

”Ini kenaikan jumlah penduduk wajib rekam naik. Penetapan DPT nanti sebagai dasar mencetak surat suara di masing-masing TPS,” keterangan anggota KPUD Rembang, Maskutin kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Pencetakannya berdasarkan jumlah DPT. Ditambah 2,5 persen untuk masing-masing TPS. Sebagaimana gambaran di Kecamatan Sumber ada 29.213 pemilih. Lalu di Bulu 21.880 pemilih, Gunem 19.357 pemilih.

Kemudian Sale 30.388 pemilih, Sarang 46.056 pemilih, Sedan 41.925 pemilih, Pamotan 37.729 pemilih, Sulang 30.489 pemilih. Selanjutnya Kaliori 33.101 pemilh, Rembang 67.455 pemilih, Pancur 23.315 pemilih, Kragan 49.510 pemilih, Sluke 22.771 pemilih dan Lasem 37.498 pemilih.

”2,5 persen untuk cadangan bagi pemilih baru yang belum terdaftar di DPT,” jelasnya.

Sementara itu ketua Bawaslu kabupaten Rembang, Totok Suparyanto menyampaikan angka DPT yang ditetapkan KPUD sudah jelas. Dari teman-teman KPU yang harus diperhatikan masa pemeliharaan DPT tersebut. Sehingga jajarannya harus mengawal teknis.

Begitupun sebaliknya dari jajaran Bawaslu. Ikut mengawasi pemeliharaan DPT. Dinamikanya seperti apa? Jika melihat peraturannya tidak ada orang yang akan kehilangan hak pilih. Pasti diakomodir dengan regulasi-regulasi tersebut.

”Kalau DPT tidak ada. Besok ada. Bagaimana mengakomodir supaya memiliki hak pilih. Begitupun sama masyarakat. Dia punya hak pilih. Punya kepentingan calon kepala daerah. Jika ada keluarga belum bisa menyampaikan jajaran KPU maupun Bawaslu,” terangnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP