alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Gaet Kaum Milineal, Harno-Bayu Gagas Program Desa Digital

16 Oktober 2020, 10: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

PROGRAM STRATEGIS: Paslon Harno-Bayu Andriyanto menyosialisasikan program desa digital untuk manggaet kaum milenial.

PROGRAM STRATEGIS: Paslon Harno-Bayu Andriyanto menyosialisasikan program desa digital untuk manggaet kaum milenial. (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Digitalisasi desa menjadi prioritas pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut satu Harno-Bayu Andriyanto. Harapannya akses informasi bisa merata hingga pelosok desa. Caranya dengan memperbaiki koneksi internet dan membangun command center.

Bagi paslon nomor urut satu ini, pemanfaatan teknologi menjadi sebuah kebutuhan untuk menjawab tantangan dan peluang sektor ekonomi kreatif. Karena itu, Harno-Bayu pun sangat peduli dengan pemberdayaan masyarakat.

Melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran dan percepatan akses serta pelayanan informasi. Termasuk bagi kalangan anak muda karena teknologi sebuah kebutuhan di era revolusi 4.0.

“Melalui Desa Digital, kita ingin akses informasi bisa merata sampai ke pelosok desa,” kata Juru Bicara Tim Media Harno-Bayu Charis Kurniawan.

Menurut Charis, seluruh pelayanan publik di desa akan digitalisasi, koneksi internet akan dibenahi, command center dibangun, dan masyarakat desa dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan sekaligus mengenalkan produk unggulan di wilayahnya. “Digitalisasi di desa akan menjadi prioritas Harno-Bayu,” katanya.

Menurutnya, ekonomi kreatif berbasis desa, revolusi digital di desa merupakan sebuah keniscayaan.”Sehingga resilience kami akan lebih kuat. Istilah kita tinggallah di desa, tapi rezeki kota, dan bisnis mendunia,” katanya.

Program digitalisasi, lanjutnya, dimulai dengan memasang Wifi di desa-desa blank spot atau desa tidak memiliki koneksi internet sama sekali.

Ia mengungkapkan, misalnya sektor pertanian, bisa memanfaatkan e-commerce untuk menjual produknya. Hal itu menguntungkan petani dan konsumen, karena alur distribusi yang kerap melambungkan harga, dapat dipangkas.

“Desa digital mampu memberdayakan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet,” imbuhnya.

 Manajer Rembang Digitech Solusindo Safrial Arifin menyambut positif program desa digitalnya Harno-Bayu. Menurutnya, teknologi saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar atau basic need, termasuk masyarakat di desa.

“Kita menyambut baik program tersebut, khususnya bagi kalangan anak muda karena teknologi sebuah kebutuhan di era revolusi 4.o,” ungkap relawan Cyber Harno-Bayu. 

(ks/ali/noe/top/JPR)

 TOP