alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Sekolah Percontohan PTM di SMAN 1 Sumber Dievaluasi Dua Pekan

15 Oktober 2020, 15: 11: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

PROTOKOL KETAT: Murid-murid SMAN 1 Sumber mencuci tangan saat simulasi PTM kemarin (13/10).

PROTOKOL KETAT: Murid-murid SMAN 1 Sumber mencuci tangan saat simulasi PTM kemarin (13/10). (HUMAS PEMKAB REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMAN 1 Sumber masih dievaluasi dua pekan. Kemarin, pihak sekolah baru mempresentasikan standar operational procedure (SOP) di tingkat provinsi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah Sunoto menyampaikan, sebelum sekolah lain dibuka simulasi PTM, SMAN 1 Sumber yang merupakan sekolah percontohan akan dievaluasi terlebih dahulu  selama dua pekan.

Dengan menyajikan presentasi kepada provinsi. Sebelumnya, penunjukan SMAN 1 Sumber sebagai sekolah percontohan pembelajaran tatap muka yang merupakan piloting dari pemerintah provinsi Jawa Tengah. Artinya, setiap cabang dinas pendidikan provinsi diminta menunjuk satu SMA dan SMK untuk simulasi PTM. Selain itu juga ada simulasi untuk SMK boarding school.

Jika selama evaluasi dua pekan SMAN 1 Sumber sudah berjalan baik, kemungkinan akan merembet pada sekolah-sekolah lain. "Memang itu, ini untuk membuka tidak langsung. Dari evaluasi itu nanti dikembangkan," katanya.

Ditanya tentang list sekolah di Rembang yang akan menyusul simulasi, pihaknya masih belum bisa memutuskan. Untuk Rembang sendiri baru dipresentasikan kemarin di Provinsi. "Baru menyajikan data dan presentasi di Provinsi. Kepala sekolahnya sama tim pengembang nanti diberi kesempatan menyajikan pembelajaran tatap muka 10 menit. Terus SOP nya nanti dievaluasi ke provinsi," jelasnya.

Sebelum dijadikan sekolah percontohan, Dinas Pendidikan Wilayah III sudah mengamati Vidio yang dikirimkan SMAN 1 Sumber. Dan sudah melihat SOP yang diterapkan hingga melihat sumber daya manusia (SDM) di sekolah tersebut.

Semua siswa tentu diharuskan mematuhi prokes. Sekolah sudah menugaskan lima orang dari Satuan Petugas Pemantau Ketertiban Sekolah untuk memantau pembelajaran dan protokol.  

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP