alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Cabup Petahana Pastikan Grobogan Dapat Tambahan 15 Ribu Ton Pupuk

Jawaban Aduan Petani Kekurangan Pupuk

15 Oktober 2020, 13: 25: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

TERIMA KELUHAN PETANI: Cabup Sri Sumarni (berdiri) menerima keluhan dari petani tentang kelangkaan pupuk di rumah pribadinya di Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

TERIMA KELUHAN PETANI: Cabup Sri Sumarni (berdiri) menerima keluhan dari petani tentang kelangkaan pupuk di rumah pribadinya di Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Grobogan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Calon Bupati (Cabup) Grobogan Sri Sumarni menerima keluhan kelangkaan pupuk dari perwakilan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Grobogan di rumahnya (13/10) lalu. Perwakilan KTNA menyampaikan jika Kartu Tani saat ini belum siap dioperasikan.

Hal itu karena Kartu Tani yang sudah beredar sekitar 40 persen dan 20 persen di antaranya belum aktif. Akibatnya, petani kesulitan memperoleh pupuk. Sedangkan penebusan pupuk harus menggunakan Kartu Tani dari kuota yang ada di sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK).

Sebagai calon bupati petahana, Sri Sumarni menegaskan jika petani harus tetap menerima layanan pupuk. ”Jangan sampai petani kesulitan mendapatkan pupuk. KTNA harus selalu mendampingi petani untuk memastikan mereka tidak kesulitan memperoleh pupuk,” kata Sri.

Dia menjelaskan, petani yang sudah masuk dalam E-RDKK harus dilayani. ”Seandainya belum masuk E-RDKK pun harus tetap dilayani. Para petani yang sewa lahan juga harus dilayani,” tambahnya.

Bagi yang belum masuk RDKK bisa mendaftar kepada kelompok tani. Caranya dengan mengisi formulir. Setelah mendaftar, semua petani bisa mendapatkan layanan pupuk.

Dia menambahkan, kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Grobogan. Namun hampir merata di Indonesia. Dirinya sudah menyurati Presiden RI Joko Widodo meminta tambahan jatah pupuk. Setelah melaporkan, akhirnya diberikan tambahan khusus bagi Kabupaten Grobogan.

”Saya sudah meminta tambahan kuota dengan cara menyurati Pak Presiden. Alhamdulillah Grobogan mendapat tambahan kuota 15.500 ton yang akan segera didistribusikan dalam bulan ini,” tandasnya.

(ks/lin/mun/top/JPR)

 TOP