alexametrics
Jumat, 30 Oct 2020
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Tanggapan Bupati Blora Soal Viralnya Video Nyanyi Bareng Tanpa Masker

14 Oktober 2020, 12: 05: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

VIRAL: Bupati Blora Djoko Nugroho (kanan) saat nyanyi tanpa masker di salah satu acara di Kecamatan Randublatung (12/10) lalu.

VIRAL: Bupati Blora Djoko Nugroho (kanan) saat nyanyi tanpa masker di salah satu acara di Kecamatan Randublatung (12/10) lalu. (SCREENSHOT VIDEO)

Share this      

BLORA – Bupati Blora Djoko Nugroho menanggapi video viral yang memperlihatkan dirinya tak memakai masker dalam sebuah acara pada Senin (12/10) lalu.

Kemarin, bupati yang akrab disapa Kokok itu mengaku, sebenarnya sepanjang acara dia lebih banyak memakai masker. Masker hanya dilepas saat memberi sambutan dan menyanyi.

”Saya datang pakai masker. Kemudian habis acara pokok, yang punya gawe pengen saya sambutan. Saat sambutan, saya lepas masker. Kemudian duduk lagi pakai masker,” tuturnya.

Setelah acara pokok yang digelar di Kecamatan Randublatung itu selesai, agenda dilanjutkan dengan hiburan. Saat itulah, Bupati Kokok diminta kembali oleh yang punya hajat untuk tampil menyanyi. Kokok mengaku sebenarnya sempat menolak, tetapi terus diminta hingga akhirnya bersedia.

”Habis acara, ada hiburan penyanyi dari para seniman itu. Kemudian saya disuruh nyanyi, saya bilang jangan saya. Akhirnya saya nyanyi, lepas masker. Setiap saya nyanyi di undangan ya lepas masker. Habis nyanyi saya pakai (masker) lagi,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kokok mengaku juga sempat mengecek protokol kesehatan pada saat datang. Jadi, video viral dirinya menyanyi tanpa masker itu, hanya sebentar. Namun, karena videonya beredar di mana-mana, dirinya pun meminta maaf apabila memang dinilai salah.

”Saya tidak ingin membenarkan apa yang saya sampaikan dan tidak menyalahkan. Tapi, silakan panjenenangan yang menyimpulkan lah. Bahwa saya salah ya mohon maaf,” kata Kokok.

Hingga kemarin saat dikonfirmasi, Kokok juga mengaku belum dikonfirmasi Gubernur Jateng Ganjar Pranomo secara langsung. Namun, bupati dua periode itu menyatakan, sudah tahu bila disentil Ganjar.

”Tadi yang disuruh konfirmasi Pak Gubernur adalah Kominfo sama Satpol PP. Termasuk juga Pak Wakil Bupati. Tadi Kominfo dan Pak Satpol PP sudah mendampingi beliau ngasih jawaban,” katanya.

Kokok mengatakan, viralnya video tersebut tak lepas dari unsur politis. Hal itu, kata dia, berkaitan dengan istrinya yang menyalonkan diri sebagai bupati Blora. Karena itulah, ada sebagian masyarakat yang mengharapkan dirinya berada dalam situasi sekarang ini.

”Pasti (ada unsur politis). Tentu karena majunya Bu Umi (istri Kokok). Saya kira, apapun saya diviralkan saya tidak akan pernah bantah, tidak akan pernah. Saya memang bagian dari cara mereka untuk meraih kemenangan,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, istri Bupati Kokok, Umi Kulsum memang maju sebagai calon bupati Blora dengan didampingi Agus Sugiyanto. Keduanya berkoalisi dengan nama Umat, akronim dari Umi-Agus.

(ks/lin/ful/top/JPR)

 TOP