alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Unisnu Jepara Terjunkan 24 Mahasiswa untuk Mengajar di SD

13 Oktober 2020, 14: 40: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

SIAP MENGABDI: Mahasiswa Unisnu Jepara akan mengajar ke sejumlah SD selama 2,5 bulan dalam program Kampus Mengajar Perintis (KMP).   

SIAP MENGABDI: Mahasiswa Unisnu Jepara akan mengajar ke sejumlah SD selama 2,5 bulan dalam program Kampus Mengajar Perintis (KMP).   (UNISNU FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA  Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara melepas 24 mahasiswa peserta program Kampus Mengajar Perintis (KMP) kemarin. Mereka mengajar di sekolah sekitar tempat tinggal selama pandemi Covid-19.

Program KMP itu program turunan dari Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM) di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).

KMP merupakan solusi bagi sekolah yang terdampak pandemi. Dengan memberdayakan mahasiswa sebagai asisten mengajar di Sekolah dasar (SD) yang terdekat dengan domisili mahasiswa  selama pandemi Covid-19 ini berlangsung.

”Peran guru tidak dapat digantikan oleh teknologi, namun teknologi bisa menyempurnakan peran guru,” ungkap Nadiem Makarim dalam sambutannya saat pembekalan mahasiswa.

Mahasiswa Unisnu Jepara itu terdiri dari 14 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Mereka mengabdi di beberapa SD negeri di Jepara selama kurang lebih 2,5 bulan. ”Laksanakan amanat yang telah diberikan dan selalu menjaga nama baik almamater,” pesan Mahalli, dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara.

Mahasiwa yang berhak mengikuti Program KMP merupakan mahasiwa  pilihan. Karena harus mememenuhi persyaratan yang diminta Kemendikbud. Yaitu IPK minimal 3, berkelakuan baik, memiliki pengalaman organisasi atau mengajar, lulus seleksi di perguruan tinggi, lulus seleksi LPDP, dan sudah mengikuti pembekalan lima hari.

(ks/lid/war/top/JPR)

 TOP