alexametrics
Kamis, 29 Oct 2020
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Ditelateni Malah Mblenjani

12 Oktober 2020, 11: 55: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

Ditelateni Malah Mblenjani

PUPUS sudah harapan Kaspo (nama samaran) bisa bersanding dengan Loni (bukan nama sebenarnya). Perjuangan meraih cintanya kandas. Loni naik pelaminan dengan lelaki lain yang direstui orang tuanya.

Padahal, Kaspo sudah rela berkorban memberikan perhatian kepada Loni. Sebelumnya, perkenalan mereka sudah dirajut semasa mahasiswa. Saat menempuh studi di kampus yang sama.

Sampai Kaspo dan Loni dinyatakan lulus. Gelora cinta si Kaspo tetap bersemi. Ia tetap telaten merajut cintanya. Walau jarak memisahkan mereka. Selalu menyempatkan waktu meskipun sekadar makan bersama.

Suatu hari, Kaspo pun diminta bertemu dengan orang tua Loni. Meskipun agak grogi, lelaki itu mencoba ramah dengan basa-basi. Responsnya bagus. Mulailah Kaspo percaya diri.

Hubungan itu bersambung chit-chat di Whatsapp. Sampai di suatu hari pada bulan berikutnya, Kaspo mulai menyatakan niatnya. Tapi hari itu, Loni tak menemui Kaspo. Dengan alasan acara keluarga.

Firasatnya mulai buruk sejak hari itu. Tetapi, ia masih punya harapan. Masih pendekatan. Saran-saran dari kawan-kawan ia dengarkan. Untuk mengatur strategi demi mencapai pelaminan.

Ia pun bersemangat menjalin komunikasi. Tetapi semangatnya kendor lagi. Ketika ”kerajaan” yang ia rintis gonjang-ganjing. Ia pun agak minder jika menyanding Loni. ”Bingung aku," katanya. Tetapi, perjuangan masih menguatkannya.

Ia tetap mencoba. Tetapi, makin hari hubungan mereka malah semakin renggang. Hingga suatu saat Loni pun mengunggah foto beserta keterangannya di media sosial. ”Terima kasih kawan-kawan," tulisnya sembari memasang fotonya bersama laki-laki berbusana pengantin.

Kaspo enggan berkomentar. Namun ambyar hatinya. Kini, ia tak memikirkan hal itu lagi. Ia memilih fokus pada pekerjaan.

(ks/lin/vah/top/JPR)

 TOP