alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Buron Sepekan, Pelaku Aniaya Adik Ipar di Grobogan Berhasil Dibekuk

10 Oktober 2020, 13: 31: 37 WIB | editor : Ali Mustofa

DIAMANKAN:  Kapolsek Brati AKP Zaenal mengamankan Yuli, pelaku penganiayaan setelah buron selama satu pekan.

DIAMANKAN:  Kapolsek Brati AKP Zaenal mengamankan Yuli, pelaku penganiayaan setelah buron selama satu pekan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN - Satreskim Polsek Brati berhasil mengamankan Yuli, 36, pelaku penganiayaan dan disertai perusakan pada (4/10). Penganiayaan terjadi karena pelaku tersinggung dengan ulah korban (adik ipar pelaku) yang mengirim foto pelaku bersama perempuan kepada ibu pelaku.

Korban penganiayaan bernama Achmad Eko Pujiarto, 36, warga Desa Menduran, Kecamatan Brati. Korban diketahui berstatus sebagai adik ipar pelaku.

Kapolsek Brati Iptu Zaenal menjelaskan penganiayaan dan perusakan terjadi pada Minggu (30/8) pukul 13.30. Awalnya pelaku datang ke rumah korban sambil berteriak dengan kata-kata kotor. Beberapa saat kemudian pelaku langsung memukul kaca bagian belakang Kbm Honda CRV warna Silver No. Pol. K-7103-F milik istri korban hingga pecah. Tak hanya itu, pelaku juga memukul bodi motor bagian kanan hingga penyok.

Setelah merusak kendaraan, pelaku tiba-tiba memukuli korban dengan menggunakan besi. Pemukulan itu mengenai rahang bagian kiri dan mulut hingga bengkak dan berdarah.

Atas kejadian itu, korban rugi Rp 10 juta. Juga mengalami bengkak dan luka robek bagian wajah.

Kejadian itu pun lalu dilaporkan ke Polsek Brati untuk penanganan lebih lanjut. Pelaku berhasil diamankan di rumahnya enam hari sejak melarikan diri usai kejadian. Penangkapan dilakukan setelah menerima informasi dari keluarga bahwa pelaku pulang ke rumah.

Penganiayaan ini berawal dari foto pelaku bersama perempuan yang dikirim korban ke Ibunda dari pelaku. ”Pelaku yang tersinggung kemudian menganiaya korban dan merusak mobil istri korban,” kata Iptu Zaenal kemarin.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti berupa sebilah besi dengan panjang 50  cm warna hitam dan pecahan kaca mobil Honda CRV No. Pol. : K-7103-F dibawa ke Polsek Brati untuk diperiksa.

”Pelaku kami dijerat pasal yang dipersangkakan pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dan Pasal 406 KUH Pidana,” jelasnya. 

(ks/mun/mal/top/JPR)

 TOP