alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Ini Alasan Kenapa Disdikpora Kudus Larang Pembelajaran Tatap Muka

10 Oktober 2020, 07: 53: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

Ini Alasan Kenapa Disdikpora Kudus Larang Pembelajaran Tatap Muka

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) melarang pembelajaran tatap muka. Selama belum ada surat edaran tatap muka, pembelajaran harus daring atau luring.

Plt Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widodo mengaku, jika ada pembelajaran tatap muka, pihaknya akan memberi teguran dan pembinaan. Meski sebatas penyampaian materi, waktu yang diperbolehkan tidak lebih dari satu jam.

”Kalau mengambil dan mengumpulkan tugas kami masih memaklumi. Kalau ada guru yang ingin menerangkan materi, sebaiknya sebentar saja. Tak boleh lebih dari sejam. Anak juga tidak boleh mengenakan seragam,” imbuhnya.

Dia juga sempat mendapat laporan, masih ada SD yang diam-diam mengadakan pembelajaran di sekolah. Namun, saat dicek, siswa tidak masuk. ”Biasanya sudah dikondisikan,” tuturnya.

Dia berharap seluruh sekolah mematuhi aturan ini. Sebab hingga saat ini Kudus masih zona merah. Jadi pembelajaran masih daring atau luring. ”Semua sekolah memang mengalami kesulitan, tetapi tidak harus meminta siswa belajar di sekolah,” tandasnya.

Harjuna mengatakan, ini berlaku untuk semua jenjang. Mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, dan SMP.

Dia berharap, sekolah tidak diam-diam mengadakan pembelajaran di sekolah. Sebab jika ada masalah, orangtua bisa menuntut ke dinas maupun sekolah. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP