alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Sukses 11 Siswa, SMP Ini Ajukan 16 Siswa untuk Pembelajaran Tatap Muka

09 Oktober 2020, 15: 05: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

ANTUSIAS: Suasana salah satu ruang kelas di SMPN 2 Tunjungan, Blora, dalam pembelajaran tatap muka kemarin.

ANTUSIAS: Suasana salah satu ruang kelas di SMPN 2 Tunjungan, Blora, dalam pembelajaran tatap muka kemarin. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – SMPN 2 Tunjungan, Blora, bakal mengajukan penambahan jumlah siswa menjadi 16 siswa untuk pembelajaran tatap muka. Hal itu menyusul simulasi pembelajaran tatap muka dengan siswa maksimal 11 siswa dinilai sukses.

Kepala SMPN 2 Tunjungan Sudadik mengungkapkan, pihaknya bakal mengajukan penambahan siswa per kelas menjadi maksimal 16 siswa. Dengan begitu, dalam sepekan setiap siswa bisa berangkat dua kali ke sekolah.

”Masih kami siapkan. Nanti kami ajukan ke Dinas Pendidikan,” tuturnya kemarin.

Sejauh ini yang sudah diterapkan kepada para siswa, yakni sepertiga dari total kuota per kelas. Di SMPN 2 Tunjungan sendiri, satu kelas maksimum bisa dihuni 34 siswa, sehingga sepertiganya yakni 11 siswa. Dengan hanya sepertiga kuota, menjaga jarak ketika kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pun sangat mungkin dilakukan.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Blora Hendi Purnomo mengatakan, jumlah angka positif Covid-19 hingga kemarin masih meningkat. Dengan begitu, pihaknya belum akan memberikan izin apabila memang usulan tetap diajukan.

”Kondisinya sekarang kan angka positif (Covid-19) sedang naik. Kami belum berani nambah siswa untuk sekolah yang sudah tatap muka,” kata dia saat dikonfirmasi.

Hendi menambahkan, sesuai dengan regulasi, sebenarnya memang diperbolehkan maksimum kuota setengah dari total kelas. Namun, pihaknya menilai kebijakan 50 persen siswa per kelas belum bisa diterapkan.

Hendi menambahkan, saat ini yang menjadi fokusnya yakni menambah jumlah sekolah yang diizinkan simulasi tatap muka. Targetnya, setiap kecamatan ada masing-masing satu SMP dan SD yang bisa memberlakukan pembelajaran tatap muka.

(ks/lin/ful/top/JPR)

 TOP