alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sendirian di Rumah, Pencuri Sekap Janda, Gasak Uang dan Perhiasan

Korban Mengaku Kenal Suara Pelaku

08 Oktober 2020, 15: 35: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

KORBAN DISEKAP PERAMPOK: Rumah Purwaningsih di RT 1/RW 3 Desa Karang Malang, Kecamatan Gebog disatroni perampok Rabu pagi (7/10) kemarin.

KORBAN DISEKAP PERAMPOK: Rumah Purwaningsih di RT 1/RW 3 Desa Karang Malang, Kecamatan Gebog disatroni perampok Rabu pagi (7/10) kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Rumah Purwaningsih, seorang janda di RT 1/RW 3, Desa Karang Malang, Kecamatan Gebog, Kudus, disatroni pencuri subuh kemarin. Pelaku memakai penutup wajah. Seperti ninja.

Perampok menggasak sejumlah uang dan perhiasan milik korban. Sebelum perampokan terjadi korban di rumah sendirian. Pelaku sempat menyekap korban.

Istri RW 3 Desa Karang Malang Sri Yuni Karnawati mengungkapkan setelah kejadian korban mengalami syok. Menurut penuturan korban kepadanya, pelaku sempat menendang koban. Pelaku juga mengikat tangan dan kaki dengan tali rafia dan lakban. Sementara muka korban ditutup dengan kerudung yang saat itu sedang dipakainya.

”Saat ini kondisi sudah mulai stabil. Tadi (korban, Red) sempat syok. Bu Pur ditendang, mulut ditutup sama kerudung dan dilapisi kain, tangan kaki diikat, jadi gak bisa ngomong,” katanya.

Saat kejadian, korban sempat melawan. Dia berusaha membuka penutup wajah. Namun upayanya gagal. Sehingga pelaku berhasil menggasak uang sebesar Rp 3 juta dan sejumlah perhiasan yang disimpan di lemari.

”Pelaku ngomong kalau butuh uang. Kata Bu Pur, dia kenal suara pelaku. Yang diambil juga hanya uang dan perhiasan. Padahal di meja ada laptop. Tapi tidak diambil,” imbuhnya.

Melihat kondisi rumah dan gerbang yang masih terkunci, pelaku diperkirakan masuk pintu belakang rumah.

Melihat kejadian yang kurang wajar, tetangga korban berusaha mengecek rumah korban. Biasanya, korban pasti sudah membuka pintu gerbang setelah pukul 05.00. Namun pada pagi kemarin, hingga pukul 06.00 rumah korban masih terlihat sepi. Saat masuk ke gerbang rumah, warga sempat melihat seorang keluar dari rumah. Lari ke arah selatan.

”Tadi sempat (pelaku, Red) dikejar tapi lolos,” jelasnya.

Adik korban Yoyok saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Pihak keluarga saat ini telah menyerahkan proses ke pihak kepolisian.

”Tadi kejadiannya habis subuh. Pelakunya satu orang. Alhamdulillah korban tidak ada yang luka,” katanya.

Tim Inafis Polres Kudus langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai menerima laporan kejadian itu. Berdasarkan pengamatan di lokasi, tim Inafis mengamankan sejumlah barang. Salah satunya tali rafia yang diduga untuk mengikat korban.

”Kami dalami kasusnya. Saat ini kami masih lakukan penyelidikan dan memeriksa saksi. Memang benar ada pencurian dengan oemberata. Tapi untuk tindak kekerasannya, kami masih dalami. Nunggu hasil visum,” jelas Kasat Reskrim Polsek Kudus AKP Agustinus David. (daf/zen)

(ks/zen/daf/top/JPR)

 TOP