alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tiga Perampok Rumah Ibunda Kapolres Bintan Diringkus, Satu Masih Buron

08 Oktober 2020, 15: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

KRIMINAL: Salah satu tangkapan gambar dari video yang terekam CCTV di rumah Heni Sugiharti, 65, Ibu dari Kapolres Bintan Bambang Sugihartono. 

KRIMINAL: Salah satu tangkapan gambar dari video yang terekam CCTV di rumah Heni Sugiharti, 65, Ibu dari Kapolres Bintan Bambang Sugihartono.  (KORBAN FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Kepolisian berhasil menangkap tiga perampok rumah Heni Sugiharti, 65, warga Desa Gondangmanis, Bae. Diketahui, Heni merupakan ibunda Kapolres bintan, Kepulauan Riau AKBP Bambang Sugihartono.

Aksi pencurian yang terjadi pada Minggu (27/9) itu terekan CCTV. Dalam rekaman CCTV itu diketahui dua orang bertugas masuk ke dalam rumah dengan menjebol pintu gerbang di bagian utara. Dua orang berjaga di depan pintu gerbang dan halam rumah. Kawanan perampok ini mengenakan helm. Salah satu dari mereka ada yang memakai tas ransel dan masker.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, ada empat pelaku yang terekam CCTV. Namun saat ini yang berhasil diamankan baru tiga orang. Sementara satu pelaku lainnya masih diburu.

”Alhamdulillah, pelaku perampokan di Gondangmanis sudah kami tangkap,” kata kapolres.

Ketiga pelaku yang sudah diamankan dibekuk di lokasi yang berbeda. Dua pelaku diamankan di Jogja. Sementara satu pelaku diamankan di Jawa Barat. Dalam penangkapan ini Polres Kudus bekerja sama dengan Polda Jateng.

”Satu masih dicari. Untuk inisial pelaku akan kami sampaikan nanti. Karena masih pengembangan di Polda,” ujar Aditya.

Dia mengungkapkan, perampokan ini sudah pemain. Sebab, diketahui sudah beberapa kali beraksi di Jawa Tengah.

Berkaca pada kejadian ini, Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati. Pihaknya pun akan meningkatkan mengamanan kamtibmas untuk mencegah adanya gangguan.

Diberitakan sebelumnya, komplotan perampok tersebut berhasil menggasak uang Rp 600 juta yang tersimpan di dalam tas. Tak hanya itu, sejumlah perhiasan juga raib digondol. Ditaksir total kerugian senilai Rp 1 miliar.

Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena penghuninya sedang berlibur ke Jepara. Mereka meninggalkan rumah pada pukul 10.00. Dan kembali pada Minggu sekitar pukul 15.00 dengan keadaan pintu sudah tercongkel dan kondisi kamar acak-acakan. 

(ks/mal/daf/top/JPR)

 TOP