alexametrics
Jumat, 30 Oct 2020
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Trauma dengan Calon Mertua, Putuskan Jomblo

08 Oktober 2020, 09: 34: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

Trauma dengan Calon Mertua, Putuskan Jomblo

MEMUTUSKAN jomblo adalah bagian prinsip hidup dari Radit (bukan nama sebenarnya). Prinsip tersebut hampir dijalani kurang lebih 10 tahun. Ia menyatakan ogah untuk menikah.

Desakan untuk menikah dari orangtua Radit terus diberikan. Orangtuanya tak ingin hidup anaknya sebatang kara nantinya. Meski disindir-sindir perihal kapan bisa memberikan cucu, Radit tetap mengabaikan. Kuping dan hatinya sudah bebal terhadap hal tersebut.

Sikap kukuh Pria yang berumur hampir 40 tahun ini, lantaran merasa trauma. Sebelumnya Radit sudah memiliki pacar. Bahkan sering gonta-ganti pasangan. Ia merasa sakit hati karena tak kuat dengan sikap calon mertuanya dulu.

Si calon mertua ini sering menanyakan bisa memberikan apa untuk anaknya. Calon mertua Radit tak ingin melihat anaknya sengsara. Melihat hal itu, Radit berkecil hati. Ia beranggapan bisa makan saja sudah bersyukur asalkan tidak kelaparan.

Melihat kondisi itu, akhirnya mengakhiri hubungan yang dibinanya hampir lima tahun itu. Dia mengira, menikah itu terlalu ribet urusannya. Sekaligus menelan biaya yang cukup banyak. Maka dari itu ia memutuskan diri untuk berdiri sendiri.

Bahkan saat hasrat sexsualnya muncul tidak kehilangan akal. Dirinya rela ‘jajan’ untuk menyalurkan hasratnya tersebut. gonta-ganti pasangan menurutnya hal yang biasa. Dia telah menganut konsep hidup bebas tanpa aturan yang harus mengikatnya.

Tanpa memikirkan dampaknya, Radit tetap gaspol untuk menikmati gadis lokalisasi. Tempat-tempat lokalisasi sudah ia jajal. Sampai dengan perempuan bookingan pernah diundang ke rumahnnya. 

(ks/zen/gal/top/JPR)

 TOP